Koleksi Pustaka
Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara masyarakat mengonsumsi informasi, termasuk dalam konteks pemasaran jasa kreatif. Saat ini, konten visual khususnya video menjadi format yang paling efektif dalam menarik perhatian audiens dan meningkatkan interaksi di media sosial. Video memiliki kekuatan dalam menyampaikan pesan secara lebih dinamis, emosional, dan mudah diingat dibandingkan teks atau foto statis. Hal ini sejalan dengan temuan penelitian bahwa konten video memiliki pengaruh signifikan terhadap efektivitas pemasaran digital dan dapat meningkatkan daya tarik serta visibilitas suatu brand di ruang digital (Saputra et al., 2024). Di industri jasa, khususnya wedding organizer dan event planner, kebutuhan akan konten visual yang kuat semakin penting mengingat tingginya tingkat persaingan serta tingginya ekspektasi klien terhadap kualitas pelayanan. Wedding organizer tidak hanya dituntut untuk menjalankan acara secara profesional, tetapi juga mampu menampilkan citra tersebut secara konsisten melalui media sosial. Konten video dianggap mampu memperkuat image perusahaan, meningkatkan brand awareness, dan membangun kepercayaan calon klien melalui penyajian momen acara, ekspresi pengantin, detail dekorasi, serta profesionalisme tim di balik layar (Indriati, 2023). Juzzon Production sebagai perusahaan yang bergerak di bidang event organizer dan wedding planner juga menghadapi tantangan yang sama. Meskipun perusahaan telah berpengalaman dalam menangani berbagai acara besar, kebutuhan untuk membangun citra digital yang kuat tetap menjadi prioritas agar mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif. Strategi branding digital memerlukan konten yang kreatif, konsisten, serta mampu mewakili nilai profesionalisme perusahaan. Seperti dijelaskan oleh Setiawan et al. (2024), kreativitas konten dan frekuensi publikasi berpengaruh langsung terhadap persepsi dan minat audiens, sehingga keberhasilan strategi media sosial sangat bergantung pada kualitas konten visual yang diproduksi. Dalam konteks ini, pembuatan konten video di Juzzon Production tidak berfungsi sebagai layanan video untuk klien secara personal, melainkan sebagai media promosi internal perusahaan. Konten tersebut menampilkan suasana kerja, proses kreatif, kegiatan tim saat menangani acara, serta momen-momen istimewa yang hanya dapat ditangkap melalui videografi. Pendekatan ini sejalan dengan temuan penelitian Afirudin & Mawardi (2025) yang menyatakan bahwa konten digital berperan penting dalam membangun citra profesional dan meningkatkan engagement audiens terhadap layanan jasa. Melalui kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) ini, penulis terlibat langsung dalam serangkaian proses produksi konten mulai dari perencanaan konsep konten, pengambilan gambar di lokasi acara, hingga proses penyuntingan video. Video diproduksi sebagai materi unggahan di media sosial perusahaan, khususnya Instagram. Kegiatan ini tidak hanya mendukung strategi branding Juzzon Production, tetapi juga memberikan pengalaman praktis bagi penulis dalam bidang videografi, storytelling, manajemen produksi konten, dan pengembangan kreativitas visual. Dengan demikian, kegiatan magang ini menjadi solusi langsung atas kebutuhan perusahaan dalam memperkuat citra digital sekaligus menjadi sarana pembelajaran yang relevan dengan bidang kompetensi penulis.