Koleksi Pustaka
Dalam era transformasi digital yang semakin pesat, keberlangsungan layanan teknologi informasi sangat bergantung pada ketersediaan infrastruktur yang stabil, aman, dan terpantau dengan baik. Salah satu elemen penting dalam menjaga keandalan infrastruktur tersebut adalah ruang data center, mengingat di dalamnya tersimpan perangkat vital seperti server, penyimpanan data, serta perangkat jaringan yang menjadi pusat pengolahan informasi perusahaan. Faktor lingkungan seperti suhu dan kelembaban memegang peranan krusial dalam menjaga performa perangkat tersebut. Ketidakseimbangan suhu maupun kelembaban dapat memicu overheating, kerusakan perangkat keras, hingga terjadinya downtime layanan, sehingga diperlukan sistem monitoring yang akurat, responsif, dan terintegrasi. PT Informatics OASE sebagai perusahaan yang bergerak di bidang layanan teknologi informasi memiliki kebutuhan untuk mengawasi kondisi ruang data center secara real-time serta memastikan bahwa setiap perubahan kondisi lingkungan dapat terdeteksi dengan cepat. Sistem monitoring suhu dan kelembaban yang diterapkan dirancang untuk melakukan pengukuran berkala, mengirimkan data ke server backend, serta memberikan peringatan secara otomatis apabila nilai pengukuran melebihi batas ambang yang telah ditentukan. Dalam implementasi ini, backend dibangun menggunakan Python FastAPI untuk memastikan performa API yang cepat, efisien, dan mudah diintegrasikan, sedangkan protokol MQTT digunakan sebagai jalur komunikasi antara perangkat IoT dan server karena sifatnya yang ringan, andal, dan cocok untuk pengiriman data sensor secara kontinu. Agar setiap potensi risiko dapat ditangani secepat mungkin, sistem ini dilengkapi integrasi dengan Telegram sebagai media notifikasi peringatan. Melalui mekanisme ini, admin atau teknisi dapat menerima pemberitahuan langsung ketika terjadi anomali, sehingga mampu melakukan tindakan preventif sebelum kondisi tersebut berdampak pada operasional data center. Pemanfaatan Telegram tidak hanya mempermudah distribusi notifikasi, tetapi juga memberikan fleksibilitas karena dapat diakses melalui berbagai perangkat. Berdasarkan kebutuhan operasional dan keamanan tersebut, penulis mengangkat judul “Implementasi Sistem Aplikasi Monitoring Suhu dan Kelembaban Ruang Data Center dengan Integrasi Telegram sebagai Notifikasi Peringatan pada PT Informatics OASE” sebagai laporan akhir kegiatan Praktik Kerja Lapangan. Implementasi ini menjadi langkah penting dalam memastikan lingkungan data center tetap terkontrol, meminimalkan risiko kerusakan perangkat, serta mendukung kelancaran layanan teknologi informasi di PT Informatics OASE.