Koleksi Pustaka
Perkembangan teknologi Internet of Things (IoT) di Indonesia telah mengalami pertumbuhan pesat, khususnya dalam sektor logistik dan transportasi. PT Indo Trans Teknologi (TransTRACK) hadir sebagai perusahaan teknologi yang bergerak di bidang Fleet Operation Optimizer dan Supply Chain Integrator. TransTRACK terus mengembangkan ekosistem IoT yang mampu menangani pengolahan data telematika secara real-time dan akurat. Dalam ekosistem teknologi TransTRACK, peran IoT Platform Engineer menjadi sangat vital untuk menjamin alur data dari perangkat keras (hardware) hingga ke antarmuka pengguna (dashboard) berjalan lancar, aman, dan akurat. Selama pelaksanaan magang, penempatan pada divisi Hardware dengan dengan peran IoT Platform Engineer berfokus pada pengembangan dan optimalisasi platform IoT secara end-to-end. Terdapat beberapa tantangan teknis yang melatarbelakangi proyek-proyek yang dikerjakan. Pertama, pada sisi operasional lapangan, khususnya sistem pemantauan transfer bahan bakar (Bunkering System), operator sering bekerja di area dengan konektivitas internet yang tidak stabil. Hal ini menuntut adanya aplikasi antarmuka (Human Machine Interface - HMI) yang responsif dan dapat berjalan secara mandiri (offline) tanpa proses instalasi yang rumit. Solusi yang dikembangkan adalah aplikasi berbasis web menggunakan Svelte yang dibungkus (wrapped) menjadi single binary executable, sehingga memudahkan akses operator di lapangan. Kedua, pada sisi infrastruktur backend, integritas dan skalabilitas data menjadi prioritas. Layanan middleware (Cango Service) yang bertugas memproses data dari perangkat telematika sering kali menerima data yang tidak lengkap, yang berpotensi mengganggu akurasi pelaporan. Maka dari itu, diperlukan mekanisme validasi data yang ketat (pengecekan "T frame") serta implementasi message queue menggunakan RabbitMQ untuk menangani lonjakan beban data secara asinkron agar performa server tetap stabil. Ketiga, proses pengembangan fitur baru sering terhambat oleh keterbatasan perangkat fisik untuk pengujian (testing). Pengujian manual dinilai tidak efisien dan sulit diskalakan. Oleh karena itu, dibutuhkan pengembangan internal tools berupa TransTRACK Device Simulator berbasis Svelte dan Rust (Tauri) yang mampu mensimulasikan perilaku pengiriman data perangkat secara presisi untuk mempercepat siklus pengembangan. Berdasarkan permasalahan tersebut, laporan ini mengangkat topik dengan fokus pada pengembangan antarmuka Bunker HMI serta pembangunan simulator perangkat sebagai bentuk kontribusi nyata dalam meningkatkan keandalan ekosistem IoT di PT Indo Trans Teknologi.