Koleksi Pustaka
Divisi Human Service Capital (HSC) merupakan bagian dari Divisi Human capital yang memiliki tanggung jawab dalam pengelolaan data serta layanan administratif seluruh pegawai PT PLN (Persero). Salah satu proses penting yang ditangani oleh divisi ini adalah aktivasi pegawai mutasi, yaitu proses pembaruan data pegawai yang berpindah lokasi kerja agar sesuai dengan unit dan jabatan barunya. Dalam pelaksanaannya, salah satu langkah krusial pada proses aktivasi adalah pembuatan kode posisi baru bagi pegawai yang mengalami mutasi. Selama ini, proses penentuan kode posisi masih dilakukan secara manual dengan melakukan penarikan data dari System Application and Processing (SAP) yang digunakan oleh Divisi Human Service Capital. Sebagai contoh, apabila kode posisi terakhir pada SAP adalah 800000123, maka pegawai berikutnya yang mengalami mutasi akan diberikan kode posisi baru 800000124. Namun, metode manual tersebut menimbulkan potensi terjadinya duplikasi kode posisi, dimana dua pegawai dapat memiliki kode posisi yang sama apabila terjadi kesalahan dalam pengecekan data yang bersumber dari SAP. Kondisi ini berisiko mengganggu keakuratan data pegawai dan menimbulkan inkonsistensi dalam sistem administrasi pegawai. Sesuai hasil diskusi dengan Manajer Pelayanan Data Human Capital dan purnakarya pada Divisi HSC, untuk mengatasi permasalahan tersebut sekaligus mendukung program transformasi digital di lingkungan PT PLN (Persero), Divisi Human Service Capital (HSC) memerlukan sistem yang mampu mengotomatisasi proses generate kode posisi agar setiap pegawai yang mengalami mutasi memperoleh kode posisi baru secara konsisten dan terintegrasi. Sebagai Solusi atas kebutuhan tersebut, dibuatlah Website Otomasi Aktivasi Pegawai Mutasi. Website ini dirancang untuk melakukan generate kode posisi baru secara otomatis berdasarkan data terakhir yang disimpan, sehingga dapat mencegah duplikasi kode posisi antar pegawai. Selain itu, website ini tidak hanya berfokus pada proses generate kode posisi otomatis, tetapi juga mengelola keseluruhan alur proses aktivasi pegawai, mulai dari validasi data pegawai, penentuan kode posisi, hingga persetujuan dan pembuatan file aktivasi sesuai dengan template yang dibutuhkan. Dalam implementasinya, website ini dikembangkan menggunakan framework Laravel sebagai teknologi utama dalam pembangunan aplikasi web. Laravel merupakan salah satu framework berbasis bahasa pemrograman PHP yang bisa digunakan untuk membantu proses pengembangan sebuah website. Laravel memiliki banyak fitur modern yang sangat membantu developer dalam membuat aplikasi. Beberapa fitur tersebut diantaranya adalah Bundles, Eloquent ORM (Object-Relational Mapping), Query Builder, Resource Controller, Blade, Migration, Middleware, dan Automatic Pagination (Indah Melyani, Rosita and Aji, 2023). Selain itu, sistem ini juga memanfaatkan SQL Server sebagai sistem manajemen basis data untuk menyimpan seluruh data pegawai dan informasi yang diperlukan dalam proses aktivasi. SQL Server merupakan perangkat lunak yang memungkinkan para pengguna untuk menyimpan data kedalam database server, yang mengatur semua proses penyimpanan data dan transaksi suatu aplikasi (Kurniawan, 2022). Dengan adanya sistem ini, diharapkan Divisi HSC dapat melakukan proses aktivasi pegawai mutasi dengan lebih cepat, akurat, dan terintegrasi, sehingga mendukung transformasi digital yang sedang dijalankan oleh PT PLN (Persero).