Koleksi Pustaka
PENGEMBANGAN KONTEN MEDIA SOSIAL SEBAGAI STRATEGI PEMASARAN DIGITAL DI PT DHARMA POLIMETAL TBK

Di era Society 5.0 saat ini, transformasi digital telah mengubah lanskap bisnis secara fundamental. Pemasaran tidak lagi terbatas pada metode konvensional, melainkan telah bergeser ke arah digital yang menuntut kecepatan dan ketepatan jangkauan. Digital marketing kini menjadi strategi vital bagi perusahaan untuk mempertahankan daya saing di tengah kompetisi industri yang semakin ketat (Haryanto, 2024). Penerapan strategi pemasaran digital yang efektif memungkinkan perusahaan untuk menjangkau target pasar yang lebih luas dan spesifik, serta membangun interaksi yang lebih intensif dengan konsumen (Irena Dinar Vania Sasikirana, 2024). Salah satu instrumen paling ampuh dalam ekosistem pemasaran digital adalah media sosial. Platform ini tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga memegang peranan krusial dalam mengembangkan bisnis melalui penyebaran informasi produk secara cepat dan masif (Herdiyani, 2022). Bagi perusahaan seperti PT Dharma Polimetal Tbk, optimalisasi media sosial menjadi kebutuhan mendesak untuk memperkenalkan produk dan memperkuat branding. Namun, tantangan utama di media sosial adalah bagaimana menciptakan konten yang mampu memicu Word of Mouth (getok tular) di era digital, di mana konten harus memiliki nilai sosial dan pemicu emosional agar mau dibagikan oleh audiens (Berger, 2013). Untuk menjawab tantangan tersebut, konten berbasis visual, khususnya video, menjadi solusi yang sangat efektif. Video mampu menyampaikan pesan promosi yang kompleks menjadi sajian yang menarik dan mudah dipahami, yang pada akhirnya berdampak signifikan terhadap peningkatan brand awareness perusahaan (Sudibyo & Pribadi, 2022). Dibandingkan dengan teks atau gambar statis, video memiliki kemampuan lebih tinggi dalam menahan atensi audiens dan mendorong keterlibatan (engagement) konsumen terhadap merek yang dipasarkan. Akan tetapi, pembuatan konten video yang berkualitas tidak dapat dilakukan secara sembarangan. Diperlukan manajemen produksi yang terstruktur mulai dari tahap pra-produksi, produksi, hingga pasca-produksi untuk memastikan pesan tersampaikan dengan baik (Annisa, 2023). Kualitas audio-visual dan alur cerita yang digarap dengan tahapan yang benar sebagaimana prinsip manajemen penyiaran akan menentukan keberhasilan konten tersebut dalam menarik minat pasar (Morissan, 2018).

Daftar File
  • Laporan Magang - PENGEMBANGAN KONTEN MEDIA SOSIAL SEBAGAI STRATEGI PEMASARAN DIGITAL DI PT DHARMA POLIMETAL TBK
    Maaf file hanya dapat di unduh oleh pihak yang mempunyai akses file private
  • Kata Kunci
    Konten, Media Sosial, Strategi Pemasaran Digital