Koleksi Pustaka
Dalam era digital saat ini, terjadi transformasi masif dalam cara perusahaan menjalankan komunikasi dan pemasaran, ditandai oleh dominasi konten visual dan multimedia yang bergerak cepat. Komunikasi Bisnis sendiri didefinisikan sebagai komunikasi yang mencakup komunikasi verbal dan nonverbal untuk mencapai tujuan tertentu dalam dunia bisnis (Christiana et al., 2022). Oleh Karena itu, pelaku bisnis dituntut untuk menyesuaikan bagaimana konsep dan rancangan komunikasi mereka agar dapat secara efektif menyesuaikan perkembangan zaman di media sosial (Grizane & Jurgelane, 2016 dalam Aprilia et al., 2023). Hal ini krusial mengingat para pelaku bisnis memanfaatkan media sosial untuk menyebarkan dan juga mempromosikan produk/barang dan jasa yang mereka jual (Triyana, 2018 dalam Aprilia et al., 2023). Dalam konteks ini, konten video menawarkan keunggulan komunikasi yang signifikan, mampu menyampaikan pesan emosional dan informatif melalui visual yang kuat. Dalam lingkungan digital yang didominasi oleh konten visual menarik, mengintegrasikan video ke dalam strategi pemasaran dapat memberikan keunggulan kompetitif yang berarti (Putri & Latiep, 2023). Hal ini sangat relevan bagi PT Pratama Wira Sinergi (PWS), perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan besar bahan baku konstruksi dan pengelolaan kontrak manufacturing. PWS mengadopsi strategi komunikasi yang berfokus pada pendekatan personal, menjadikan konten video promosi sebagai alat bantu penjualan (sales kit) yang didistribusikan langsung oleh tim sales kepada calon pelanggan, umumnya melalui saluran personal seperti Story WhatsApp. Seiring dengan dinamika pasar yang cepat di era digitalisasi, perusahaan dituntut untuk mengadopsi strategi komunikasi pemasaran yang efektif, dinamis, dan memanfaatkan teknologi untuk mengoptimalkan interaksi dengan konsumen (Wardani, 2023). Kebutuhan akan efisiensi dan adaptasi inilah yang diwujudkan dalam alur kerja magang yang menerapkan produksi konten harian yang bersifat template-based. Proses ini melibatkan penciptaan satu konten video utama yang kemudian diadaptasi dan di-render ulang (personalisasi) untuk beberapa sales berbeda, dengan substitusi elemen data seperti nama dan nomor kontak sales di footer video. Hal ini menuntut penguasaan teknis dalam Video Editing yang cepat dan sistematis, serta keahlian dalam Copywriting yang didasari oleh kerangka persuasif. Kerangka klasik yang digunakan untuk memotivasi keputusan pembelian adalah teknik Copywriting AIDA (Attention, Interest, Desire, Action). Teknik ini menjelaskan bagaimana komunikasi pemasaran dirancang untuk menarik perhatian, membangkitkan minat, meningkatkan keinginan, dan pada akhirnya mendorong pembelian (Wardani, 2023). Penerapan AIDA, terutama melalui konten media sosial yang kreatif, sangat krusial untuk memastikan pesan Komunikasi Bisnis tersampaikan secara efektif dalam durasi yang singkat. Oleh karena itu, laporan magang ini disusun untuk membahas implementasi copywriting dan video editing dalam pembuatan konten video promosi sebagai sarana komunikasi bisnis PT Pratama Wira Sinergi. Kegiatan magang ini menjadi wadah penerapan ilmu teknik multimedia digital sekaligus mendukung pengembangan sales kit digital harian perusahaan.