Koleksi Pustaka
Pembuatan Environment, Desain Obstacle, dan Animasi Dalam Game Endless Runner

Perkembangan teknologi digital pada era industri modern telah mendorong peningkatan signifikan dalam pemanfaatan multimedia di berbagai sektor. Multimedia tidak lagi terbatas pada penyajian konten visual atau animasi sederhana, tetapi telah berevolusi menjadi media interaktif yang berperan penting dalam proses edukasi, pelatihan, pemasaran, hingga simulasi industri. Menurut Vaughan (2021), multimedia interaktif memiliki kemampuan untuk menggabungkan elemen teks, audio, visual, animasi, dan interaksi dalam satu kesatuan sehingga mampu menyampaikan informasi secara lebih efektif dan menarik. Hal ini menjadikan multimedia sebagai salah satu fondasi utama dalam mendukung transformasi digital di berbagai bidang industri. Salah satu bentuk multimedia yang berkembang paling pesat adalah game interaktif. Game tidak lagi dipandang semata sebagai media hiburan, tetapi juga sebagai sarana edukatif dan instruksional. Dalam dunia industri, game interaktif telah dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan seperti simulasi pelatihan kerja, edukasi keselamatan, visualisasi proses produksi, pemasaran berbasis gamifikasi, dan pengembangan kompetensi karyawan. Seperti dijelaskan oleh Squire (2011), game memiliki kemampuan meningkatkan perhatian, pemahaman, serta retensi informasi karena melibatkan mekanisme interaksi, tantangan, dan feedback yang membuat pengguna lebih aktif dalam proses pembelajaran. Dalam beberapa tahun terakhir, game interaktif mengalami perkembangan signifikan seiring hadirnya berbagai teknologi pendukung yang meningkatkan kualitas visual, dinamika gameplay, serta pengalaman pengguna. Perkembangan dalam pembuatan environment, desain obstacle, dan animasi karakter telah menjadi aspek penting dalam menciptakan game yang lebih imersif dan menarik. Millington & Funge (2019) menjelaskan bahwa pengelolaan environment dan level design merupakan inti dari pengalaman pemain karena menentukan ritme, tantangan, dan navigasi dalam permainan. Selain itu, menurut Gregory (2018), kualitas animasi karakter yang baik dapat meningkatkan kedalaman interaksi dan memperkuat keterhubungan emosional pengguna dengan game. Kemajuan-kemajuan ini menjadikan game sebagai media yang semakin relevan untuk edukasi, simulasi, dan kebutuhan industri lainnya. Selama pelaksanaan PKL, penulis terlibat dalam proyek pengembangan game interaktif dengan fokus pada pembuatan environment, obstacle, dan animasi karakter untuk mendukung pengalaman bermain yang lebih menarik dan dinamis. Keterlibatan ini memberikan peluang bagi penulis untuk mempraktikkan seluruh alur produksi multimedia, mulai dari pembuatan aset 3D, perancangan interaksi, penyusunan mekanik permainan, hingga tahap testing dan evaluasi performa sistem. Selain itu, penulis memperoleh pengalaman langsung dalam pengembangan game bergenre endless runner, termasuk perancangan lintasan permainan, penempatan rintangan, pembuatan karakter, serta penyesuaian animasi yang sesuai dengan kebutuhan gameplay. Pengalaman ini tidak hanya meningkatkan kompetensi teknis penulis, tetapi juga memberikan pemahaman nyata mengenai bagaimana teknologi multimedia modern diintegrasikan dalam dunia industri. Dengan demikian, kegiatan PKL ini menjadi sarana penting untuk mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari di bangku perkuliahan, sekaligus memperluas wawasan mengenai penerapan multimedia digital secara profesional dalam industri kreatif dan teknologi.

Daftar File
  • Laporan magang_Pembuatan Environment, Desain Obstacle, dan Animasi Dalam Game Endless Runner
    Maaf file hanya dapat di unduh oleh pihak yang mempunyai akses file private
  • Kata Kunci
    Environment, Obstacle, Game, Endless Runner