Koleksi Pustaka
Dalam era digital yang terus berkembang, kebutuhan akan sistem informasi yang reliable dan mudah dipelihara (maintainable) menjadi hal yang sangat penting bagi perusahaan besar seperti Komatsu. Sebagai perusahaan yang menjadi klien dari PT Telkom Indonesia, Komatsu membutuhkan solusi perangkat lunak yang tidak hanya stabil, tetapi juga mudah dikembangkan dalam jangka panjang. PT Telkom Indonesia sebagai pihak pengembang memiliki tanggung jawab untuk memastikan seluruh sistem yang dibuat memenuhi standar kualitas tinggi, terutama pada aspek reliability dan maintainability. Untuk mencapai hal tersebut, proses pengujian (testing) dan optimasi performa menjadi bagian penting dalam siklus pengembangan perangkat lunak modern. Dalam kegiatan operasionalnya, Komatsu menghadapi tantangan dalam melakukan pemantauan kondisi peralatan dan lingkungan secara terpusat dan real time. Data operasional yang berasal dari berbagai perangkat sensor di lapangan, seperti kondisi baterai perangkat, kelembaban udara, ketinggian air, tekanan udara, dan suhu, tersebar di banyak titik lokasi dan tidak dapat dipantau secara efisien apabila masih dilakukan secara manual atau terpisah. Kondisi ini menyulitkan tim operasional untuk mengetahui kondisi terkini setiap lokasi, mendeteksi potensi gangguan lebih dini, serta melakukan analisis data secara cepat dan akurat. Oleh karena itu, Komatsu membutuhkan sebuah sistem berbasis web yang mampu menyajikan data monitoring secara terintegrasi, real time, dan mudah diakses sebagai dasar pengambilan keputusan operasional. Salah satu sistem yang dikembangkan PT Telkom Indonesia untuk Komatsu adalah Energy Monitoring System (EMS), yaitu platform yang berfungsi untuk memantau kondisi dan aktivitas peralatan secara real time. EMS terdiri dari dua komponen utama, yaitu EMS Frontend Web yang dikembangkan menggunakan JavaScript, dan EMS API yang ditulis menggunakan Golang serta menggunakan MongoDB sebagai basis datanya. Kedua komponen ini harus bekerja secara terintegrasi untuk menyediakan informasi yang akurat dan cepat bagi pengguna. Namun, kompleksitas sistem menuntut adanya peningkatan kualitas agar stabilitas, keandalan, dan kemudahan pemeliharaan dapat terjaga dalam jangka panjang. Untuk mendukung hal tersebut, PT Telkom Indonesia melakukan implementasi unit testing berbasis Jest pada EMS Frontend Web. Seluruh file JavaScript pada branch Komatsu dibuatkan file pengujian (test file) untuk memastikan setiap fungsi dan komponen berjalan sesuai logika yang diharapkan. Penerapan unit testing ini berperan besar dalam meningkatkan maintainability, karena keberadaan test otomatis memungkinkan tim pengembang melakukan perubahan dan pembaruan kode tanpa khawatir menimbulkan bug pada bagian lain. Selain itu, pengujian dianalisis menggunakan SonarScanner untuk mengukur code coverage sebagai indikator sejauh mana kode telah diuji. Semakin tinggi coverage, semakin tinggi pula reliability sistem dalam menghadapi error yang tidak terduga. Selain pada sisi frontend, kegiatan ini juga berfokus pada optimasi query di EMS_API berbasis Golang. Proses dimulai dengan menerjemahkan logika program Golang ke dalam query MongoDB, kemudian menganalisis performa query untuk melihat apakah sudah memanfaatkan indexing atau masih menggunakan COLLSCAN yang dapat memperlambat proses pengambilan data. Dari hasil analisis tersebut, dibuat indexing baru untuk meningkatkan efisiensi query serta mempercepat waktu eksekusi. Langkah optimasi ini mendukung peningkatan reliability, karena sistem mampu menyajikan data secara lebih cepat dan konsisten, serta meningkatkan maintainability karena struktur database menjadi lebih teratur dan mudah dikelola. Semua hasil analisis dan perubahan tersebut didokumentasikan secara lengkap dalam laporan berformat Word yang memuat perbandingan kondisi sebelum dan sesudah indexing pada dua layanan utama, yaitu User Service dan EMS Service. Secara keseluruhan, kegiatan ini tidak hanya berfokus pada peningkatan kualitas kode dan performa sistem, tetapi juga memperkuat aspek maintainability dan reliability pada proyek EMS Web Komatsu yang dikembangkan oleh PT Telkom Indonesia. Melalui penerapan unit testing dan optimasi query, sistem diharapkan dapat lebih mudah dikembangkan, diuji, dan dipelihara secara berkelanjutan tanpa mengurangi stabilitas maupun performanya. Dengan demikian, hasil kegiatan ini memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas perangkat lunak dalam lingkungan industri.