Koleksi Pustaka
Sebagai perusahaan logistik terkemuka di Indonesia, PT Salam Pacific Indonesia Lines (SPIL) telah memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan efektivitas operasional. Berdasarkan profil resmi perusahaan (SPIL, 2024), SPIL adalah perusahaan pelayaran peti kemas nasional yang berdiri sejak tahun 1970 dan kini memiliki lebih dari 40 cabang di seluruh Indonesia. Laporan INSA (2023) dan Kementerian Perhubungan RI (2023) juga menyebutkan bahwa SPIL termasuk salah satu operator kontainer terbesar di Indonesia berdasarkan kapasitas armada dan kargo. Oleh karena itu, penerapan inovasi berbasis teknologi menjadi penting untuk menjaga efisiensi dan daya saing di era digitalisasi logistik. Salah satu tantangan utama yang dihadapi SPIL adalah proses inspeksi kontainer yang masih dilakukan secara manual. Menurut Singh dan Raghuwanshi (2021), metode manual ini memerlukan waktu dan tenaga yang besar serta berisiko tinggi terhadap kesalahan pencatatan. Hal ini juga ditegaskan oleh Lee dan Kim (2020) yang menjelaskan bahwa inspeksi visual manual dalam industri logistik cenderung kurang efisien dan sulit distandarisasi. Oleh karena itu, dibutuhkan sistem berbasis Computer Vision yang mampu mempercepat dan meningkatkan akurasi proses pemeriksaan kontainer.