Koleksi Pustaka
Pengelolaan persediaan di PT Manna Panna Indonesia terkendala oleh pencatatan manual dan kehilangan dokumen fisik, yang memicu ketidaksesuaian data dan risiko kekosongan barang (stock-out). Penelitian ini membangun sistem informasi berbasis web yang mengintegrasikan fitur unggah dokumen PDF, penyesuaian persediaan (stock opname) digital, serta ABC Analysis untuk memprioritaskan pengawasan barang bernilai tinggi. Untuk mencegah kekosongan stok, sistem membagi 164 barang ke dalam dua kategori berdasarkan penyaringan Average Demand Interval (ADI). Sebanyak 46 produk reguler diprediksi menggunakan metode Weighted Moving Average (WMA) periode 7, yang menghasilkan nilai Mean Absolute Deviation (MAD) 48,54; Root Mean Square Error (RMSE) 60,57; dan Mean Absolute Percentage Error (MAPE) 38,89%. Sementara itu, 118 produk non-reguler ditangani melalui pendekatan rata-rata penjualan historis murni tanpa algoritma peramalan. Hasil perhitungan dari kedua kategori tersebut digunakan untuk menentukan Safety Stock dan Reorder Point sebagai pemicu peringatan dini. Hasil pengujian fungsionalitas dan penerimaan pengguna menunjukkan tingkat keberhasilan 100%. Sistem ini efektif meminimalkan kesalahan pencatatan dan membantu manajemen merencanakan pengadaan barang.