Koleksi Pustaka
Keamanan hasil tes psikologi pada aplikasi web menjadi penting karena data yang dikelola memuat informasi mengenai kondisi psikologis dan kemampuan kognitif individu sehingga perlu dilindungi dari akses tidak sah maupun manipulasi dokumen. Penelitian ini bertujuan menganalisis ancaman keamanan serta menerapkan dan mengevaluasi Object-Level Authorization serta tanda tangan digital berbasis algoritma ED25519 untuk meningkatkan perlindungan data hasil tes psikologi. Metode penelitian menggunakan pendekatan pretest-posttest dengan analisis ancaman STRIDE, pengujian dinamis menggunakan Burp Suite Community Edition, dan analisis statis source code menggunakan Semgrep. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Object-Level Authorization (OLA) mampu memitigasi risiko Broken Object Level Authorization (BOLA/IDOR) melalui validasi hak akses, validasi kepemilikan objek, dan pembatasan akses berdasarkan peran, sehingga pengguna hanya dapat mengakses data hasil tes sesuai dengan hak aksesnya. Selain itu, penerapan tanda tangan digital ED25519 menjaga integritas dan keaslian dokumen hasil tes psikologi melalui mekanisme verifikasi yang mampu mendeteksi perubahan dokumen, penggunaan signature yang tidak valid, serta penggunaan public key yang tidak sesuai. Berdasarkan hasil analisis statis dan pengujian dinamis, mekanisme keamanan yang diterapkan mendukung peningkatan aspek confidentiality, integrity, dan non-repudiation pada aplikasi web tes psikologi.