Koleksi Pustaka
Pemanfaatan Internet of Things (IoT) di area blank spot sering mengandalkan komunikasi Point-to-Point (P2P) karena efisiensi daya dan jangkauannya. Namun, berbeda dengan LoRaWAN, LoRa P2P tidak memiliki standar keamanan bawaan sehingga rentan terhadap penyadapan, manipulasi pesan (Man-In-The-Middle/MITM), dan Replay Attack. Risiko ini memburuk dengan penggunaan kunci statis, di mana pencurian perangkat fisik dapat mengkompromikan seluruh jaringan. Penelitian ini bertujuan merancang sistem keamanan LoRa P2P menggunakan mikrokontroler ESP32 dengan menerapkan kriptografi hibrida dan manajemen kunci dinamis. Metode yang digunakan mencakup algoritma AES-128 untuk kerahasiaan data dan HMAC-SHA256 untuk verifikasi integritas pesan. Untuk mengatasi kelemahan kunci statis dan Replay Attack, dikembangkan mekanisme Dynamic Key Management yang memperbarui kunci enkripsi secara otomatis berdasarkan counter internal, serta Counter-based Nonce untuk memastikan kesegaran pesan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem yang diusulkan mampu memitigasi serangan MITM dengan mendeteksi perubahan tanda tangan HMAC dan menolak paket replay yang tidak valid. Kesimpulannya, sistem ini berhasil menjaga kerahasiaan dan integritas data secara dinamis, dengan tetap mempertahankan efisiensi komputasi pada perangkat berdaya rendah.