Koleksi Pustaka
Perkembangan aktivitas jaringan di lingkungan Jurusan Teknik Informatika dan Komputer (JTIK), seperti video streaming dan browsing, menuntut kualitas layanan jaringan yang baik. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan membandingkan Quality of Service (QoS) pada jaringan Konvensional dan Software Defined Network (SDN) dalam implementasi nyata menggunakan Open vSwitch dan POX Controller. Penelitian menerapkan metode eksperimen komparatif dengan pengujian pada lingkungan jaringan JTIK menggunakan video streaming berbasis HTTP Live Streaming (HLS) melalui MediaMTX serta aktivitas browsing. Pengambilan data dilakukan menggunakan TShark dan dianalisis menggunakan Wireshark berdasarkan parameter Throughput, Packet Loss, Delay, dan Jitter sesuai standar TIPHON. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada aktivitas video streaming, jaringan SDN menghasilkan nilai Throughput yang lebih tinggi, sedangkan jaringan Konvensional memiliki nilai Delay dan Jitter yang lebih rendah, dengan Packet Loss pada kedua jaringan berada pada kategori sangat baik. Pada aktivitas browsing, jaringan Konvensional menghasilkan Throughput yang lebih tinggi, sementara parameter Packet Loss, Delay, dan Jitter pada kedua jaringan menunjukkan kualitas layanan yang baik. Berdasarkan evaluasi standar TIPHON, kedua arsitektur berada pada kategori baik hingga sangat baik sehingga layak mendukung aktivitas video streaming dan browsing, meskipun tidak terdapat satu arsitektur yang unggul pada seluruh parameter QoS.