Koleksi Pustaka
Malware Windows merupakan ancaman keamanan siber yang terus berkembang dengan varian baru bermunculan setiap harinya, sementara penelitian terdahulu masih terbatas pada satu atau dua metode analisis serta bergantung pada dataset publik yang bersifat statis dan kurang mencerminkan pola serangan terkini. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan honeypot sebagai sarana pengumpulan sampel malware Windows secara real-time, serta melakukan analisis mendalam terhadap sampel tersebut menggunakan tiga metode terintegrasi, yaitu Static Analysis, Dynamic Analysis, dan Reverse Engineering, guna menghasilkan kompilasi Indicators of Compromise (IoC) yang komprehensif. Studi kasus dilakukan terhadap lima sampel malware yang ditangkap oleh honeypot Dionaea pada platform T-Pot, terdiri atas dua sampel bertipe Launcher dan tiga varian WannaCry, yang sebelumnya diverifikasi menggunakan VirusTotal. Static analysis menggunakan PEStudio, Detect-It-Easy (DIE), dan FLOSS berhasil mengidentifikasi struktur PE, toolchain kompilasi yang identik pada seluruh sampel, evolusi tingkat obfuscation (entropi rendah pada Sampel 1–3 dan tinggi pada Sampel 4–5), serta domain C2 hardcoded yang menyerupai mekanisme kill-switch WannaCry tanpa risiko eksekusi. Dynamic analysis melalui Process Monitor, Process Explorer, Wireshark, dan FakeNet mengungkap perilaku runtime aktual, termasuk network scanning agresif menuju port 445 (SMB), upaya eksploitasi SMBv1/EternalBlue oleh proses mssecsvr.exe, serta pola registry enumeration dan masquerading pada berbagai proses. Reverse Engineering menggunakan Ghidra berhasil membongkar logika dropper dan mekanisme konstruksi path dinamis melalui fungsi ekspor Play Game, yang tidak terlihat pada kedua metode sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga metode bersifat saling melengkapi, di mana kombinasi ketiganya menghasilkan cakupan IoC yang jauh lebih komprehensif dibandingkan penggunaan satu atau dua metode saja, sehingga dapat dijadikan acuan deteksi dan respons insiden siber terhadap malware Windows canggih seperti WannaCry. Kata kunci: Malware Analysis, Static Analysis, Dynamic Analysis, Reverse Engineering, Honeypot, Indicators of Compromise, Windows Malware, WannaCry.