Koleksi Pustaka
Analisis perilaku manusia secara manual rentan terhadap bias subjektivitas dan kelelahan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem Computer Vision berbasis web untuk memantau perilaku multimodal (aksi, atensi, dan emosi) secara real-time. Sistem ini menerapkan arsitektur hybrid yang membagi beban komputasi secara efisien: model YOLOv11 dieksekusi pada server untuk deteksi aksi fisik, sedangkan Face-API.js dijalankan pada sisi klien untuk ekstraksi fitur wajah. Selain itu, algoritma Manhattan Distance diimplementasikan untuk pelacakan objek (object tracking) antar-frame dengan beban komputasi yang ringan. Berdasarkan hasil evaluasi, model YOLOv11 mencapai akurasi mAP@50 sebesar 0,607 dan Face-API.js memperoleh Macro Average F1-score 58,93%. Distribusi beban komputasi terbukti optimal dengan rata-rata kecepatan pemrosesan mencapai 18 FPS. Kualitas transmisi jaringan (QoS) melalui WebSocket berjalan sangat stabil dengan packet loss 0%, Round-Trip Time (RTT) 679 ms, dan jitter 12,45 ms. Pengujian User Acceptance Test (UAT) menghasilkan tingkat efektivitas 88,9%, efisiensi 97,8%, dan kepuasan 100%. Kesimpulannya, sistem arsitektur hibrida ini berhasil beroperasi secara stabil, responsif, dan sangat layak digunakan sebagai solusi pemantauan perilaku multimodal yang efisien.