Koleksi Pustaka
Pertumbuhan volume data meningkatkan kebutuhan sistem penyimpanan yang efisien. Object Storage menjadi alternatif File Storage karena menawarkan fleksibilitas dan skalabilitas yang lebih baik. Perkembangan solusi ringan seperti Garage S3 dan SeaweedFS membuka peluang implementasi pada server dengan sumber daya terbatas, namun kajian performanya sebagai penyimpanan utama sistem pengelola berkas digital masih terbatas. Penelitian ini mengevaluasi performa Garage S3 dan SeaweedFS dibandingkan File Storage Lokal melalui pengujian unggah dan unduh dengan variasi ukuran berkas (1 MB, 10 MB, 100 MB, dan 1 GB) serta jumlah pengguna simultan (1, 10, dan 20 pengguna). Parameter yang dianalisis meliputi penggunaan CPU, RAM, waktu transfer, dan throughput. Hasil menunjukkan File Storage Lokal memberikan performa terbaik dengan penggunaan CPU 2,05%–20,45%, RAM 38,68%–41,77%, waktu transfer 0,35–28,27 detik, dan throughput hingga 95,64 MB/s. Dibandingkan File Storage Lokal, Object Storage menggunakan CPU 1,1–2,8 kali lebih tinggi, penggunaan RAM hingga 1,5 kali lebih besar, waktu transfer dan throughput sedikit lebih lambat dan kecil. Meskipun Garage S3 dan SeaweedFS mendekati File Storage Lokal pada skenario tertentu, keduanya belum mampu menyamai performa File Storage Lokal pada server bersumber daya terbatas, tetapi tetap menjanjikan ketika fleksibilitas arsitektur dan skalabilitas menjadi prioritas.