Koleksi Pustaka
Kegiatan ekstrakurikuler Dokter Cilik di SDIT Al-Uswah masih mengandalkan penyampaian materi secara lisan dengan keterbatasan variasi media pembelajaran, sehingga siswa mengalami kesulitan dalam memahami dan mempraktikkan prosedur pertolongan pertama pada kecelakaan. Berdasarkan data lapangan, sebanyak 37,5% anggota aktif mengalami kesulitan memahami materi luka bakar dan 56,2% menganggap materi penanganan luka bakar sulit untuk dipraktikkan, menjadikan luka bakar sebagai materi utama pengembangan dan pengujian animasi dalam penelitian ini. Penelitian ini bertujuan menghasilkan animasi 2D berjudul "RAYA Siaga" sebagai media pendukung edukasi P3K bagi anggota ekstrakurikuler Dokter Cilik. Pengembangan produk menggunakan metode Multimedia Development Life Cycle (MDLC), dengan pendekatan mixed-method dalam pengumpulan dan analisis data. Produk yang dihasilkan mencakup dua episode animasi, dengan episode 2 mengenai luka bakar sebagai fokus pengujian serta episode 1 mengenai penanganan luka ringan sebagai produk pendamping. Pengujian dilakukan melalui alpha testing oleh peneliti, validasi oleh dua ahli materi dan satu ahli media, serta beta testing kepada 15 anggota aktif kelas IV dan V SDIT Al-Uswah menggunakan rubrik observasi praktik berskala 1-4. Hasil observasi praktik menunjukkan persentase capaian sebesar 96,1% dalam kategori Sangat Layak. Animasi "RAYA Siaga" dinyatakan layak berdasarkan tabel kriteria kelayakan sebagai media pendukung edukasi pertolongan pertama bagi anggota Dokter Cilik SDIT Al-Uswah.