Koleksi Pustaka
Perkembangan media digital mendorong pelaku usaha untuk menggunakan media promosi yang lebih kreatif dan sesuai dengan karakteristik target audiens. Bloke Bastards sebagai merek yang bergerak di bidang jersey futsal masih menggunakan media promosi yang didominasi oleh foto produk statis dan video sederhana. Kondisi tersebut menyebabkan informasi mengenai desain, material, keunggulan produk, dan identitas merek belum tersampaikan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengevaluasi kelayakan animasi 2D berbentuk iklan sebagai media promosi jersey futsal Bloke Bastards. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan pendekatan kuantitatif evaluatif. Pengembangan produk menerapkan model Multimedia Development Life Cycle yang terdiri atas tahap concept, design, material collecting, assembly, testing, dan distribution. Evaluasi produk dilakukan melalui alpha testing untuk memeriksa fungsi teknis media dan penerapan prinsip animasi, serta beta testing kepada 30 responden Gen Z berusia 17 sampai 19 tahun untuk memperoleh penilaian terhadap enam aspek kelayakan, yaitu kualitas visual, kejelasan informasi, kualitas penyajian, kualitas audio, identitas merek, dan daya tarik media. Hasil alpha testing menunjukkan bahwa seluruh aspek fungsi teknis media dan penerapan prinsip animasi telah sesuai dengan rancangan. Hasil beta testing memperoleh indeks kelayakan sebesar 87,54 persen dan termasuk dalam kategori sangat layak. Berdasarkan hasil tersebut, animasi 2D yang dikembangkan dinilai sangat layak sebagai media promosi berdasarkan fungsi teknis media dan persepsi target audiens. Penelitian ini tidak mengukur efektivitas pemasaran secara objektif, seperti peningkatan kesadaran merek, interaksi audiens, keputusan pembelian, maupun peningkatan penjualan setelah media dipublikasikan.