Koleksi Pustaka
PT DSK Global Konsultama menghadapi permasalahan monitoring proyek Transfer Pricing Documentation yang dilakukan secara manual melalui tiga media tidak terintegrasi, sehingga 12 hingga 15 dari sekitar 50 proyek per tahun mengalami keterlambatan, serta penilaian kinerja karyawan yang subjektif karena bobot indikator belum konsisten. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun aplikasi monitoring proyek berbasis workflow yang terintegrasi dengan penilaian kinerja berbasis Key Performance Indicator (KPI) menggunakan metode Systems Development Life Cycle. Sistem dibangun dengan React, TypeScript, dan Tailwind CSS pada sisi frontend serta Node.js, Express, dan MySQL pada sisi backend, mengimplementasikan modul Workflow Management System berbasis state machine deterministik, modul KPI Calculation Engine empat dimensi (Task Completion 35%, Timeliness 25%, Output Quality 25%, Update Compliance 15%) dengan metode Weighted Scoring Method, dan dashboard tersegmentasi per peran berbasis Role-Based Access Control dua lapis. Pengujian Black Box mencapai 100% pada 32 test case, User Acceptance Testing menerima seluruh 5 skenario, dan Usability Testing dengan System Usability Scale terhadap 10 responden menghasilkan skor 78,0 berkategori Acceptable dengan Task Success Rate 92,5%. Validasi perhitungan kinerja sesuai dengan perhitungan manual pada seluruh lima skenario terkontrol, dan sembilan dari sepuluh kebutuhan nonfungsional terpenuhi. Sistem terbukti memenuhi kebutuhan fungsional dan diterima pengguna.