Koleksi Pustaka
Bus Politeknik Negeri Jakarta nomor polisi B 2027 EPA selama ini belum dilengkapi perangkat pelacak lokasi maupun pemantau kualitas udara kabin, sehingga pengelola armada dan pengguna layanan tidak dapat mengetahui posisi bus maupun kondisi kadar karbon dioksida (CO2) secara langsung. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun satu unit perangkat tracker berbasis mikrokontroler ESP32 yang dilengkapi sensor Grove SGP30 dan MQ-2 untuk memantau kadar eCO2 dan CO, modul GPS NEO-6M untuk menentukan koordinat lokasi, serta modul SIM A7670C untuk mengirimkan data melalui jaringan 4G LTE menuju dashboard website BIPOL Tracker. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen, meliputi tahap analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi perangkat keras dan firmware, hingga pengujian black box, akurasi pembacaan sensor, akurasi koordinat GPS menggunakan metode Haversine, dan performa transmisi data melalui jaringan seluler. Hasil pengujian menunjukkan sistem berhasil mengklasifikasikan kadar CO2 ke dalam kategori Rendah, Sedang, dan Tinggi secara konsisten, serta mengirimkan data lokasi dan kualitas udara ke dashboard website dengan tingkat akurasi GPS yang memenuhi target penelitian sebesar 10 meter dan performa transmisi data yang andal. Dengan demikian, sistem yang dibangun mampu mendukung pemantauan lokasi dan kualitas udara Bus Politeknik Negeri Jakarta secara terintegrasi dalam satu platform website yang sama