Koleksi Pustaka
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan aset visual 3D yang dapat mendukung penyajian materi konsep sudut secara lebih jelas dan menarik bagi siswa kelas IV sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk merancang model dan rigging aset 3D dalam animasi 3D berbasis alur cerita pada materi konsep sudut serta mengetahui tingkat kelayakannya. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan campuran melalui tahapan Multimedia Development Life Cycle (MDLC), yaitu concept, design, material collecting, assembly, testing, dan distribution. Produk yang dikembangkan berupa aset 3D karakter Raka dan Ayah, lingkungan rumah, serta objek pendukung seperti rak buku, sofa, meja, pintu, atap rumah, kertas, dan busur derajat. Hasil pengujian menunjukkan bahwa aset 3D memperoleh indeks kelayakan sebesar 70,63% dari ahli media aset 3D dengan kategori layak, 100% dari guru kelas IV B dengan kategori sangat layak, dan 88,13% dari respons siswa dengan kategori sangat setuju. Berdasarkan hasil tersebut, model dan rigging aset 3D dinyatakan layak digunakan sebagai pendukung visual dalam video pembelajaran animasi 3D berbasis alur cerita pada materi konsep sudut.