Koleksi Pustaka
Fenomena fatherless merupakan kondisi kurang optimalnya peran ayah dalam keluarga, baik secara fisik, psikologis, maupun emosional, yang berpotensi memengaruhi pola pengasuhan anak. Masih terbatasnya perhatian orang tua terhadap dimensi emosional fenomena ini menunjukkan perlunya media pengenalan yang mampu menyampaikan pesan secara lebih komunikatif dan mudah dipahami, alih-alih bersifat menghakimi atau instruktif seperti media parenting konvensional. Penelitian ini bertujuan merancang animasi 2D berjudul "nanti, yah" sebagai media pengenalan untuk membangun pemahaman dan refleksi orang tua serta calon orang tua terhadap fenomena fatherless dalam dimensi emosional, melalui pendekatan visual naratif yang empatik. Penelitian menggunakan pendekatan campuran (mixed methods) dengan metode pengembangan Multimedia Development Life Cycle (MDLC) yang meliputi tahap concept, design, material collecting, assembly, testing, dan distribution. Objek penelitian berupa animasi 2D noninteraktif berdurasi sekitar 3 menit. Pengumpulan data dilakukan melalui studi literatur, wawancara ahli, serta kuesioner respons audiens berskala Likert empat poin terhadap 61 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Hasil pengujian menunjukkan indeks validasi ahli materi sebesar 96,88% dan ahli media sebesar 78,33%, keduanya berkategori Sangat Sesuai, serta respons audiens sebesar 89,12% berkategori Sangat Setuju. Hasil tersebut menunjukkan bahwa animasi yang dirancang layak digunakan sebagai media pengenalan mengenai fenomena fatherless dalam pengasuhan anak, sekaligus menjadi acuan pendekatan visual naratif empatik bagi pengembangan media edukasi keluarga sejenis di masa mendatang.