Koleksi Pustaka
Penelitian ini merancang dan menganalisis sistem smart door lock berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan arsitektur hybrid edge-cloud control untuk mengatasi kelemahan sistem konvensional yang rentan mengalami kegagalan akses dan latensi tinggi saat koneksi internet terputus. Melalui metode Research and Development (R&D), pemrosesan autentikasi wajah dilakukan secara mandiri di tingkat lokal (edge) menggunakan gateway Raspberry Pi 4, sementara manajemen data terpusat dikelola melalui cloud. Integrasi perangkat keras melibatkan ESP32-CAM, node ESP32, RFID, dan keypad, yang didukung oleh transmisi data ESP-NOW serta sinkronisasi cloud menggunakan protokol AMQP melalui broker RabbitMQ. Hasil pengujian menunjukkan tingkat keberhasilan fungsionalitas sebesar seratus persen pada seluruh fitur. Evaluasi kinerja jaringan mencatat stabilitas transmisi citra wajah dengan latensi rendah, serta kemampuan sistem dalam menangani beban seratus koneksi secara bersamaan tanpa adanya data yang hilang (nol persen packet loss). Kesimpulannya, pendekatan hybrid ini terbukti jauh lebih efektif dan andal, memungkinkan eksekusi autentikasi lokal secara cepat tanpa internet (edge autonomy), sekaligus menjamin integritas sinkronisasi log data secara terpusat ketika jaringan kembali terhubung.