Pengumuman
PENTING, Siapkan sebelumnya:
1. Format penamaan folder dan file .pdf adalah : NIM_Nama_Lengkap
2. Laporan Skripsi dalam bentuk kompilasi satu file utuh termasuk lembar pengesahan yang telah ditandatangani dan telah diberi watermark dalam bentuk file .pdf (panduan watermark dapat dilihat di : https://tinyurl.com/y46j793x ) di public
3. Folder .zip/.rar (ukuran max. 100 MB) yang berisi : diprivate
a. Laporan Skripsi dalam bentuk kompilasi satu file utuh termasuk lembar pengesahan yang telah ditandatangani dan telah diberi watermark dalam bentuk file dan .doc/.docx
b. Jurnal Skripsi, maksimal 8 halaman sesuai template contoh yang telah ditentukan.
c. Aplikasi yang dibuat berikut software pendukungnya jika ada
d. Readme aplikasi, Penjelasan bagaimana instalasi dan pemakaian aplikasi yang dibuat (bentuk file format .pdf dan .doc/.docx)
e. Poster Skripsi(bentuk file .jpg).
Koleksi Pustaka
Riwayat Unggah Dokumen
| Judul | IMPLEMENTASI MIGRASI VIRTUAL MACHINE (VM) DARI VMWARE ESXI KE MICROSOFT HYPER-V PADA SERVER ON-PREMISES PT SERASI AUTORAYA |
| Deskripsi | Dalam era tranformasi digital yang semakin pesat dan masif, dibutuhkan sumber daya hardware server yang handal. Hampir seluruh sektor usaha menggunakan pendekatan teknologi untuk menjalankan operasional dan untuk mempermudah dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan, hal ini serupa dengan yang diterapkan pada PT Serasi Autoraya yang merupakan salah satu member dari perusahaan PT Astra International Tbk., yang bergerak dibidang penyewaan kendaraan, lelang kendaraan, dan transportasi logistik. Dari sistem yang sudah berjalan menggunakan hypervisor VMware ESXi akan dilakukan migrasi ke Microsoft Hyper-V karena alasan efisiensi pengeluaraan dan integrasi lingkungan Microsoft. Dalam menangani kompleksitas kebutuhan sumber daya hardware pada konteks tersebut, dibutuhkanlah teknologi virtualisasi untuk meningkatkan efisiensi dan mengoptimalkan sumber daya hardware diberbagai organisasi. Virtualisasi memungkinkan satu server fisik untuk menjalankan beberapa sistem operasi atau lingkungan kerja virtual secara bersamaan. Melalui virtualisasi, sumber daya fisik, seperti: CPU, RAM, Penyimpanan dan Jaringan dapat dialokasikan ke berbagai mesin virtual yang berjalan secara independen diatas perangkat keras yang sama. VMware ESXi dan Microsoft Hyper-V merupakan dua platform virtualisasi yang banyak digunakan pada skala korporasi, namun dengan alasan efisiensi biaya, integrasi dengan produk Microsoft, kemampuan pengelolaan serta dukungan untuk hybrid cloud membuat banyak organisasi memilih untuk melakukan migrasi dari ESXi ke Hyper-V. Hyper-V yang sudah terintegrasi dengan Windows Server, menawarkan penghematan biaya lisensi dan kemudahan integrasi dengan produk Microsoft lainnya, seperti: Azure Cloud dan System Center. Selain itu Hyper-V memiliki fitur live migration dan failover clustering yang mendukung ketersediaan dan peforma aplikasi dalam skala besar yang menjadikan Hyper-V menjadi pilihan untuk migrasi. Dalam rangka mewujudkan lingkungan virtualisasi yang diharapkan guna menjamin keberhasilan dan keberlangsungan infrastruktur perusahaan, penulis memilih judul “Implementasi Migrasi Virtual Machine (VM) dari VMware Esxi ke Microsoft Hyper-v pada Server On-Premises PT. Serasi Autoraya” sebagai laporan proyek kerja lapangan. Proyek ini menjadi bagian penting bagi perusahaan dalam meningkatkan ketersediaan, peforma, efisiensi dan integrasi aplikasi pada infrastruktur IT perusahaan. |
| Kategori | PKL - TMJ |
| Diunggah oleh | Sandika Arga Pamungkas |
| Diunggah pada | Tue, 31 Dec 2024 |
| Judul | PERANCANGAN UNTUK PENGUJIAN END-TO-END DENGAN CYPRESS PADA SITUS WEB NETMONK PORTAL |
| Deskripsi | Dalam proses pengembangan aplikasi, pengujian merupakan salah satu tahapan penting yang bertujuan untuk memastikan aplikasi berjalan sesuai dengan harapan. Aplikasi yang berkualitas harus melalui serangkaian pengujian yang disusun berdasarkan standar tertentu. Oleh karena itu, peran Quality Assurance (QA) sangatlah krusial dalam menjamin aplikasi memenuhi kebutuhan dan harapan pengguna (Afidah & Putri, 2024). Salah satu metode pengujian yang dilakukan QA adalah pengujian end-to-end. Metode ini bertujuan untuk memverifikasi keseluruhan alur penggunaan fitur aplikasi agar sesuai dengan ekspektasi pengguna (Alkhairi, et al., 2024). Namun, pengujian end-to-end secara manual sering kali membutuhkan waktu yang lama dan berisiko menghasilkan hasil pengujian yang tidak konsisten. Kondisi ini dapat memengaruhi tingkat keberhasilan aplikasi. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, pengujian end-to-end otomatis menjadi solusi yang dapat memberikan hasil yang lebih konsisten dan efisien. Netmonk, sebagai salah satu produk digital Telkom di bawah Direktorat Digital dan Teknologi Bisnis (DBT Telkom), merupakan aplikasi pemantauan jaringan pertama di Indonesia. Aplikasi ini menawarkan fitur utama seperti Network Monitoring, Web/API Monitoring, dan Linux Server Monitoring untuk membantu pengguna menyederhanakan proses pemantauan jaringan. Dengan pertumbuhan pesat penggunaan internet, Netmonk telah dikenal luas dan memiliki ribuan pelanggan di seluruh Indonesia. Untuk mendukung pengelolaan data pelanggan dan riwayat pemesanan produk, Netmonk menghadirkan aplikasi Netmonk Portal. Netmonk Portal dirancang untuk memudahkan tim operasional dalam menangani masalah terkait data pelanggan dan riwayat pemesanan. Namun, karena masih dalam tahap penyempurnaan dengan penambahan fitur baru, tim operasional mengharapkan agar fitur-fitur yang sudah rilis tetap berfungsi dengan baik meskipun ada pembaruan. Oleh karena itu, diperlukan pengujian pada fitur yang sudah ada saat fitur baru dirilis untuk memastikan stabilitas aplikasi. Menanggapi kebutuhan ini, tim QA Netmonk menyusun skrip pengujian end-to-end otomatis berdasarkan skenario pengujian manual yang telah dilakukan sebelumnya. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan memungkinkan tim QA fokus pada pengujian fitur baru. Cypress dipilih sebagai alat pengujian otomatis karena keunggulannya yang ringan dan mudah digunakan. Dengan pendekatan ini, diharapkan pengujian end-to-end pada Netmonk Portal dapat dilakukan secara lebih optimal, mendukung pengembangan aplikasi yang lebih berkualitas. |
| Kategori | PKL - TI |
| Diunggah oleh | Alfares Ariandha Nurdin |
| Diunggah pada | Tue, 31 Dec 2024 |
| Judul | Pengembangan Back-End Aplikasi Pelikan Sebagai Sistem Pemantauan Dan Evaluasi Layanan Informasi Kementerian Kelautan Dan Perikanan |
| Deskripsi | Sebagai mahasiswa magang di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), saya berkontribusi dalam pengembangan Pelikan, sebuah platform berbasis web yang mendukung proses Evaluasi dan Monitoring (E-Monev) program strategis KKP. Sistem ini dirancang sebagai backend yang bertugas mengelola data program, anggaran, dan capaian kinerja. |
| Kategori | PKL - TI |
| Diunggah oleh | Alex Zaro Daeli |
| Diunggah pada | Tue, 31 Dec 2024 |
| Judul | Analisis Endpoint dalam Implementasi Wazuh sebagai Sistem Deteksi dan Respon Ancaman |
| Deskripsi | PT.Indonesia Comnets Plus (PLN Icon Plus) merupakan perusahaan penyedia layanan pengadaan jaringan telekomunikasi untuk memenuhi kebutuhan sistem telekomunikasi di Jawa dan Bali, yang secara konsisten memperluas konektivitas jaringan ke wilayah terpencil di Indonesia. Kegiatan magang dilaksanakan di divisi Arsitektur dan Keamanan Teknologi Informasi, sub-bidang Security Operation Center (SOC), yang bertanggung jawab atas pengawasan intensif terhadap seluruh kegiatan dalam jaringan PT PLN (Persero), termasuk anak perusahaannya, PT PLN (Indonesia Power) dan PT PLN (Nusantara Power). Melalui program ini, penulis mendapatkan kesempatan untuk mempelajari praktik keamanan siber secara mendalam, termasuk pemantauan, deteksi, analisis, dan respons terhadap insiden keamanan secara real-time, serta berinteraksi langsung dengan tim profesional berpengalaman untuk memahami strategi dan teknologi terbaru dalam keamanan informasi. Salah satu fokus utama adalah penerapan Wazuh sebagai platform Endpoint Detection and Response (EDR) untuk mendeteksi dan merespons ancaman siber secara real-time, meliputi penginstalan, konfigurasi, dan pengujian fitur seperti File Integrity Monitoring (FIM). Implementasi Wazuh menunjukkan keberhasilan dalam meningkatkan keamanan jaringan dengan rekomendasi untuk optimalisasi fitur, pelatihan tim SOC, serta pengembangan dokumentasi teknis guna mendukung efisiensi dan efektivitas sistem keamanan. |
| Kategori | PKL - TMJ |
| Diunggah oleh | Yazmin Nur'Aini |
| Diunggah pada | Tue, 31 Dec 2024 |
| Judul | Analisa False Positive Pada YARA Rules dan Penerapannya Pada Wazuh |
| Deskripsi | PT. Indonesia Comnets Plus (PLN Icon Plus), anak perusahaan dari PT. PLN (Persero), memiliki divisi Security Operation Center (SOC) yang bertanggung jawab atas pengawasan, deteksi, analisis, dan respons terhadap ancaman keamanan siber untuk melindungi infrastruktur digital perusahaan. Untuk mendukung tugas SOC, digunakan Wazuh sebagai salah satu alat SIEM (Security Information and Event Management) yang berfungsi memonitor dan mendeteksi ancaman keamanan secara real-time.<br /> Selain itu, YARA, alat yang digunakan untuk mendeteksi pola-pola malware berdasarkan aturan (rules), dapat diintegrasikan dengan Wazuh untuk meningkatkan kemampuan deteksi ancaman. Namun, YARA memiliki potensi menghasilkan false positive, yaitu deteksi yang salah terhadap ancaman yang sebenarnya tidak ada. False positive dan self match adalah tantangan signifikan dalam sistem deteksi berbasis aturan seperti YARA. Untuk meningkatkan keakuratannya, diperlukan validasi aturan yang menyeluruh, pengorganisasian file yang terstruktur, dan penerapan otomatisasi dalam analisis. Dengan solusi ini, penerapan YARA dalam platform seperti Wazuh dapat menjadi lebih andal, mendukung sistem keamanan siber yang lebih efektif dalam menghadapi ancaman yang kompleks dan terus berkembang. |
| Kategori | PKL - TMJ |
| Diunggah oleh | Layla Rosyidah |
| Diunggah pada | Tue, 31 Dec 2024 |
Dokumen Statistik
Total Dokumen Terupload
5 dokumen