Pengumuman
PENTING, Siapkan sebelumnya:
1. Format penamaan folder dan file .pdf adalah : NIM_Nama_Lengkap
2. Laporan Skripsi dalam bentuk kompilasi satu file utuh termasuk lembar pengesahan yang telah ditandatangani dan telah diberi watermark dalam bentuk file .pdf (panduan watermark dapat dilihat di : https://tinyurl.com/y46j793x ) di public
3. Folder .zip/.rar (ukuran max. 100 MB) yang berisi : diprivate
a. Laporan Skripsi dalam bentuk kompilasi satu file utuh termasuk lembar pengesahan yang telah ditandatangani dan telah diberi watermark dalam bentuk file dan .doc/.docx
b. Jurnal Skripsi, maksimal 8 halaman sesuai template contoh yang telah ditentukan.
c. Aplikasi yang dibuat berikut software pendukungnya jika ada
d. Readme aplikasi, Penjelasan bagaimana instalasi dan pemakaian aplikasi yang dibuat (bentuk file format .pdf dan .doc/.docx)
e. Poster Skripsi(bentuk file .jpg).
Koleksi Pustaka
Riwayat Unggah Dokumen
| Judul | PENGEMBANGAN FULL-STACK WEB VISITOR ANALYTICS DENGAN METODOLOGI SCRUM |
| Deskripsi | Di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi yang mendorong transformasi perusahaan menuju pengambilan keputusan berbasis data, pemahaman mendalam mengenai perilaku pengunjung website menjadi faktor penentu dalam strategi pemasaran dan peningkatan kualitas layanan digital. Merespons kebutuhan krusial PT Dompet Impian Indonesia akan solusi pemantauan aktivitas pengguna yang terintegrasi, laporan ini menyajikan pengembangan "INVSYN Web Visitor Analytic", sebuah sistem yang dirancang untuk merekam jejak digital dan menyajikannya secara real-time. Melalui penerapan metodologi Scrum yang adaptif serta arsitektur full-stack modern—menggabungkan keandalan Golang di sisi backend dan responsivitas Next.js di sisi frontend—proyek ini berhasil menciptakan dashboard analitik yang mampu mengolah metrik kompleks seperti bounce rate dan traffic source menjadi wawasan yang mudah dipahami, sehingga memberikan landasan teknis yang kokoh bagi perusahaan untuk mengoptimalkan performa bisnis secara akurat dan efisien. |
| Kategori | PKL - TI |
| Diunggah oleh | Haffidz Aimar Maulana |
| Diunggah pada | Fri, 26 Dec 2025 |
| Judul | Pembuatan Environment, Desain Obstacle, dan Animasi Dalam Game Endless Runner |
| Deskripsi | Perkembangan teknologi digital pada era industri modern telah mendorong peningkatan signifikan dalam pemanfaatan multimedia di berbagai sektor. Multimedia tidak lagi terbatas pada penyajian konten visual atau animasi sederhana, tetapi telah berevolusi menjadi media interaktif yang berperan penting dalam proses edukasi, pelatihan, pemasaran, hingga simulasi industri. Menurut Vaughan (2021), multimedia interaktif memiliki kemampuan untuk menggabungkan elemen teks, audio, visual, animasi, dan interaksi dalam satu kesatuan sehingga mampu menyampaikan informasi secara lebih efektif dan menarik. Hal ini menjadikan multimedia sebagai salah satu fondasi utama dalam mendukung transformasi digital di berbagai bidang industri.<br /> <br /> Salah satu bentuk multimedia yang berkembang paling pesat adalah game interaktif. Game tidak lagi dipandang semata sebagai media hiburan, tetapi juga sebagai sarana edukatif dan instruksional. Dalam dunia industri, game interaktif telah dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan seperti simulasi pelatihan kerja, edukasi keselamatan, visualisasi proses produksi, pemasaran berbasis gamifikasi, dan pengembangan kompetensi karyawan. Seperti dijelaskan oleh Squire (2011), game memiliki kemampuan meningkatkan perhatian, pemahaman, serta retensi informasi karena melibatkan mekanisme interaksi, tantangan, dan feedback yang membuat pengguna lebih aktif dalam proses pembelajaran.<br /> <br /> Dalam beberapa tahun terakhir, game interaktif mengalami perkembangan signifikan seiring hadirnya berbagai teknologi pendukung yang meningkatkan kualitas visual, dinamika gameplay, serta pengalaman pengguna. Perkembangan dalam pembuatan environment, desain obstacle, dan animasi karakter telah menjadi aspek penting dalam menciptakan game yang lebih imersif dan menarik. Millington & Funge (2019) menjelaskan bahwa<br /> <br /> pengelolaan environment dan level design merupakan inti dari pengalaman pemain karena menentukan ritme, tantangan, dan navigasi dalam permainan. Selain itu, menurut Gregory (2018), kualitas animasi karakter yang baik dapat meningkatkan kedalaman interaksi dan memperkuat keterhubungan emosional pengguna dengan game. Kemajuan-kemajuan ini menjadikan game sebagai media yang semakin relevan untuk edukasi, simulasi, dan kebutuhan industri lainnya.<br /> <br /> Selama pelaksanaan PKL, penulis terlibat dalam proyek pengembangan game interaktif dengan fokus pada pembuatan environment, obstacle, dan animasi karakter untuk mendukung pengalaman bermain yang lebih menarik dan dinamis. Keterlibatan ini memberikan peluang bagi penulis untuk mempraktikkan seluruh alur produksi multimedia, mulai dari pembuatan aset 3D, perancangan interaksi, penyusunan mekanik permainan, hingga tahap testing dan evaluasi performa sistem. Selain itu, penulis memperoleh pengalaman langsung dalam pengembangan game bergenre endless runner, termasuk perancangan lintasan permainan, penempatan rintangan, pembuatan karakter, serta penyesuaian animasi yang sesuai dengan kebutuhan gameplay. Pengalaman ini tidak hanya meningkatkan kompetensi teknis penulis, tetapi juga memberikan pemahaman nyata mengenai bagaimana teknologi multimedia modern diintegrasikan dalam dunia industri.<br /> <br /> Dengan demikian, kegiatan PKL ini menjadi sarana penting untuk mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari di bangku perkuliahan, sekaligus memperluas wawasan mengenai penerapan multimedia digital secara profesional dalam industri kreatif dan teknologi. |
| Kategori | PKL - TMD |
| Diunggah oleh | Farhan Kurnia Danendra |
| Diunggah pada | Fri, 26 Dec 2025 |
| Judul | Rancang Bangun Aplikasi Mobile E-Konsultasi Berbasis Android pada Inspektorat Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) |
| Deskripsi | Transformasi digital telah menjadi agenda krusial dalam upaya modernisasi pelayanan publik di berbagai instansi pemerintah, sejalan dengan perkembangan teknologi informasi dan ekspektasi masyarakat yang semakin tinggi. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), sebagai lembaga pemerintah yang mengemban amanah pengelolaan sektor kelautan dan perikanan Indonesia, secara aktif mengadopsi teknologi digital untuk mendukung visinya mewujudkan sektor yang mandiri, maju, kuat, dan berbasis kepentingan nasional. Dalam konteks pengawasan internal, Inspektorat Jenderal (Itjen KKP) memegang peranan vital dalam memastikan akuntabilitas dan efektivitas program KKP melalui serangkaian kegiatan pengawasan seperti audit, reviu, dan evaluasi untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).<br /> Sebagai bagian dari upaya peningkatan kinerja dan efisiensi internal, Itjen KKP telah mengimplementasikan sistem E-Konsultasi berbasis web. Sistem ini dirancang sebagai platform digital untuk memfasilitasi komunikasi dan layanan konsultasi antar pegawai di lingkungan Itjen KKP, memungkinkan pertukaran informasi dan penyelesaian masalah terkait tugas dan fungsi pengawasan secara lebih terstruktur. Keberadaan sistem E-Konsultasi berbasis web ini pada awalnya telah memberikan kontribusi positif dalam mendokumentasikan proses konsultasi dan menyediakan kanal komunikasi resmi yang dapat diakses dari komputer kantor.<br /> Namun demikian, seiring dengan meningkatnya penetrasi penggunaan perangkat mobile (ponsel pintar dan tablet) di kalangan pegawai serta tuntutan dinamika kerja modern yang menuntut mobilitas tinggi, aksesibilitas layanan E-Konsultasi melalui platform web mulai menunjukkan keterbatasan signifikan. Pegawai, terutama auditor dan tim pengawas yang seringkali bertugas di lapangan atau melakukan perjalanan dinas, merasa kesulitan untuk mengakses sistem secara fleksibel. Ketergantungan pada perangkat laptop atau komputer desktop untuk sekadar mengajukan pertanyaan singkat atau memeriksa status jawaban menjadi kendala yang dapat menghambat kecepatan respon dan menurunkan efisiensi proses konsultasi secara keseluruhan, terutama untuk hal-hal yang memerlukan tanggapan cepat.<br /> Menyadari tantangan tersebut dan potensi besar teknologi mobile dalam meningkatkan kualitas layanan, pengembangan sebuah platform komplementer berbasis mobile menjadi solusi strategis. Aplikasi mobile dapat menawarkan akses real-time ke layanan E-Konsultasi dari mana saja dan kapan saja, mengatasi batasan geografis dan waktu yang melekat pada platform berbasis web. Dengan antarmuka yang dioptimalkan untuk perangkat genggam, pengguna dapat dengan mudah mengajukan pertanyaan, menerima notifikasi jawaban, dan melacak riwayat konsultasi mereka, sehingga meningkatkan fleksibilitas, responsivitas, dan kepuasan pengguna layanan.<br /> Oleh karena itu, diusulkan proyek magang dengan judul “Rancang Bangun Aplikasi Mobile E-Konsultasi Berbasis Android pada Inspektorat Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP)”. Proyek ini secara spesifik berfokus pada perancangan dan pembangunan aplikasi E-Konsultasi sebagai klien mobile yang terintegrasi secara langsung dengan sistem E-Konsultasi yang sudah ada melalui pemanfaatan REST API. Tujuan utama dari pengembangan aplikasi ini adalah untuk menyediakan sarana akses layanan konsultasi yang lebih mudah, cepat, dan efisien bagi seluruh pengguna di lingkungan Itjen KKP, sejalan dengan semangat transformasi digital instansi. Penyusunan laporan ini merupakan bentuk pertanggungjawaban tertulis atas pelaksanaan kegiatan magang serta analisis dan implementasi solusi yang telah dilakukan selama periode magang di Itjen KKP. |
| Kategori | PKL - TI |
| Diunggah oleh | Salman Ramadan Syahputra |
| Diunggah pada | Wed, 24 Dec 2025 |
| Judul | PENGEMBANGAN WEBSITE PERPUSTAKAAN UNTUK PENGELOLAAN DAN PEMINJAMAN BUKU DI BALITBANG KEMHAN |
| Deskripsi | Transformasi digital telah menjadi aspek penting dalam peningkatan efektivitas dan efisiensi berbagai kegiatan organisasi, termasuk di lingkungan instansi pemerintahan. Pemanfaatan teknologi informasi tidak hanya berfungsi untuk mempercepat proses administrasi, tetapi juga untuk memastikan transparansi, keterpaduan data, serta kemudahan akses informasi bagi seluruh pihak yang berkepentingan. Salah satu teknologi yang berkembang adalah teknologi informasi, dapat dilihat dari banyaknya akses informasi yang tersedia secara langsung. Ilmu dan teknologi yang terus berkembang mendorong perkembangan teknologi informasi yang digunakan dalam sistem administrasi, hal ini dapat dilihat dari adanya pengolaan sistem perpustakaan secara digital (Zurna, Rini and Pratama, 2022).<br /> Perpustakaan memiliki peran strategis sebagai pusat sumber pengetahuan yang menunjang kegiatan penelitian dan pengembangan, khususnya di lembaga pemerintahan dan pendidikan. Perpustakaan tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan informasi, tetapi juga sebagai pusat akses yang memfasilitasi pengguna dalam menemukan dan meminjam berbagai referensi (Putri, 2024). Pengelolaan data koleksi, peminjaman, dan pengembalian buku secara manual sering kali menimbulkan kendala seperti kesalahan pencatatan, keterlambatan dalam pembaruan data, serta kesulitan dalam pencarian informasi buku. Oleh karena itu, penerapan sistem informasi perpustakaan berbasis digital menjadi solusi untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan serta memberikan kemudahan bagi pengguna dalam mengakses informasi dan melakukan peminjaman buku.<br /> Di lingkungan Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pertahanan (Balitbang Kemhan), perpustakaan berfungsi mendukung kegiatan riset dan pengembangan di bidang pertahanan. Namun, berdasarkan hasil observasi selama pelaksanaan magang, sistem pengelolaan perpustakaan di Balitbang Kemhan masih dilakukan secara konvensional. Proses pencatatan data buku, pengelolaan stok, serta pencatatan peminjaman dan pengembalian masih dilakukan secara manual, sehingga membutuhkan waktu lebih lama dan berpotensi menimbulkan kesalahan administrasi. Kondisi ini menimbulkan kebutuhan akan sistem terintegrasi yang dapat mengotomatisasi proses tersebut dan mendukung kegiatan pengelolaan informasi secara digital.<br /> Sistem yang dikembangkan merupakan website perpustakaan yang dirancang untuk mempermudah pengelolaan koleksi buku, pencarian informasi, serta peminjaman dan pengembalian buku secara daring. Sistem ini memiliki dua peran pengguna, yaitu admin dan pengunjung. Admin dapat menambahkan dan memperbarui data buku, mengatur stok, serta mengonfirmasi peminjaman dan pengembalian, sedangkan pengunjung dapat menelusuri koleksi dan mengajukan peminjaman secara daring. Dengan adanya sistem ini, aktivitas pengelolaan perpustakaan dapat terdigitalisasi secara terintegrasi sehingga meningkatkan efisiensi, akurasi, dan kecepatan layanan. Diharapkan sistem ini dapat menjadi solusi inovatif dalam pengelolaan perpustakaan sekaligus memberikan pengalaman belajar yang berharga bagi penulis dalam penerapan kemampuan teknis di bidang pengembangan perangkat lunak berbasis web.<br /> Sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan digitalisasi tersebut, Balitbang Kemhan membentuk Sekretariat sebagai unsur pendukung manajerial yang di dalamnya terdapat Bagian Data dan Informasi sebagai unit yang berfokus pada pengelolaan dan pengembangan sistem informasi, di mana penulis melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Bagian Data dan Informasi tersebut dengan peran sebagai Web Developer. Melalui kegiatan PKL ini, penulis terlibat langsung dalam proses Pembangunan dan pengujian sistem sehingga penulis dapat menerapkan kemampuan teknis sekaligus memahami alur pengembangan layanan digital di lingkungan instansi pemerintah. Diharapkan pelaksanaan kegiatan PKL ini dapat mendukung peningkatan kualitas layanan perpustakaan di Balitbang Kemhan serta memberikan pengalaman berharga bagi penulis dalam memasuki dunia kerja profesional. |
| Kategori | PKL - TI |
| Diunggah oleh | Razita Nazla Febriani |
| Diunggah pada | Thu, 25 Dec 2025 |
| Judul | Pengembangan Sistem Monitoring Pengadaan Berbasis Web Pada PT PLN Energi Primer Indonesia |
| Deskripsi | Perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat telah mendorong berbagai organisasi untuk melakukan transformasi digital dalam rangka meningkatkan efektivitas, efisiensi, serta akurasi pengelolaan data dan proses bisnis. Salah satu area yang memerlukan dukungan sistem digital adalah proses monitoring kegiatan pengadaan, yang memiliki peran strategis dalam menjamin transparansi, akuntabilitas, serta ketepatan pengambilan keputusan. <br /> PT PLN Energi Primer Indonesia sebagai perusahaan yang bergerak di sektor energi memiliki aktivitas pengadaan yang kompleks dan melibatkan banyak data, baik data administrasi, progres kegiatan, maupun laporan evaluasi. Proses monitoring pengadaan yang masih dilakukan secara manual atau tersebar pada beberapa media berpotensi menimbulkan kendala, seperti keterlambatan informasi, kesulitan pemantauan progres, serta kurang optimalnya penyajian data dalam bentuk yang mudah dipahami. <br /> Berdasarkan kondisi tersebut, penulis melaksanakan Praktek Kerja Lapangan (PKL) dengan merancang dan membangun sebuah sistem monitoring berbasis web berupa dashboard admin. Sistem ini dirancang untuk menampilkan data pengadaan dalam bentuk tabel dan visualisasi grafik (chart) sehingga memudahkan pengguna dalam memantau status, progres, serta ringkasan data pengadaan dan terstruktur. |
| Kategori | PKL - TI |
| Diunggah oleh | Juan Graciano |
| Diunggah pada | Thu, 25 Dec 2025 |
Dokumen Statistik
Total Dokumen Terupload
5 dokumen