Pengumuman
PENTING, Siapkan sebelumnya:
1. Format penamaan folder dan file .pdf adalah : NIM_Nama_Lengkap
2. Laporan Skripsi dalam bentuk kompilasi satu file utuh termasuk lembar pengesahan yang telah ditandatangani dan telah diberi watermark dalam bentuk file .pdf (panduan watermark dapat dilihat di : https://tinyurl.com/y46j793x ) di public
3. Folder .zip/.rar (ukuran max. 100 MB) yang berisi : diprivate
a. Laporan Skripsi dalam bentuk kompilasi satu file utuh termasuk lembar pengesahan yang telah ditandatangani dan telah diberi watermark dalam bentuk file dan .doc/.docx
b. Jurnal Skripsi, maksimal 8 halaman sesuai template contoh yang telah ditentukan.
c. Aplikasi yang dibuat berikut software pendukungnya jika ada
d. Readme aplikasi, Penjelasan bagaimana instalasi dan pemakaian aplikasi yang dibuat (bentuk file format .pdf dan .doc/.docx)
e. Poster Skripsi(bentuk file .jpg).
Koleksi Pustaka
Riwayat Unggah Dokumen
| Judul | Analisis dan Penerapan Keamanan Website Berbasis Secure Software Development Life Cycle pada Content Management System Admin Panel Learning Management System |
| Deskripsi | Learning Management System (LMS) merupakan platform yang digunakan untuk mengelola proses pelatihan secara digital (Wulandari & Tohir, 2024). LMS juga sangat relevan dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di sektor pertanian. PT Teknologi Lokatani Indonesia mengembangkan LMS untuk memfasilitasi program pelatihan hidroponik. Tujuannya adalah memungkinkan petani dari berbagai wilayah untuk mengikuti pembelajaran secara daring tanpa perlu hadir secara fisik .<br /> <br /> Pada tahap awal pengembangan, aspek keamanan sistem belum diterapkan secara menyeluruh. Beberapa komponen penting seperti pengaturan hak akses administrator, validasi data, serta perlindungan dari kerentanan web umum belum dibangun. Akibatnya, seluruh pengguna yang berhasil login sebagai admin memiliki akses penuh terhadap seluruh fitur CMS tanpa pembatasan berdasarkan peran atau tanggung jawab. Hal ini menimbulkan berbagai risiko keamanan, seperti potensi perubahan data penting oleh pengguna yang tidak berwenang maupun penyalahgunaan fitur oleh pihak internal (Jakimoski et al., 2022).<br /> <br /> Untuk memastikan keamanan sistem sejak tahap awal, diperlukan pendekatan yang komprehensif dan terstruktur. Secure Software Development Life Cycle (SSDLC) menjadi metode yang tepat karena mengintegrasikan kontrol keamanan pada setiap tahapan pengembangan, mulai dari identifikasi kebutuhan keamanan, perancangan sistem yang aman, implementasi secure coding, hingga pengujian kerentanan (Reddy, 2025).<br /> <br /> Selama kegiatan magang, penulis melakukan analisis serta implementasi aspek keamanan pada CMS Admin Panel LMS dengan berpedoman pada prinsip-prinsip SSDLC. Pendekatan ini memastikan bahwa sistem pelatihan petani yang dikembangkan tidak hanya memenuhi kebutuhan operasional perusahaan, tetapi juga memiliki pondasi keamanan yang kuat sejak awal (Jakimoski et al., 2022). |
| Kategori | PKL - TMJ |
| Diunggah oleh | Muhammad Brian Azura Nixon |
| Diunggah pada | Tue, 23 Dec 2025 |
| Judul | PERANCANGAN DAN INTEGRASI ASSET DAN ANIMASI 3D UNTUK PENGEMBANGAN GAME ROBLOX PLAYLAND : HIDDEN GEMS |
| Deskripsi | Industri game global menunjukkan pertumbuhan yang sangat pesat. Menurut laporan Global Games Market Report oleh Newzoo (2023), pendapatan industri game diperkirakan mencapai lebih dari 184 miliar USD pada tahun 2023, dengan lebih dari 3,3 miliar pemain di seluruh dunia. Salah satu platform yang berkembang pesat adalah Roblox, yang pada kuartal pertama 2023 mencatat lebih dari 66,1 juta pengguna aktif harian dan lebih dari 15 juta game buatan komunitas yang dipublikasikan (Roblox Corporation, 2023). Platform ini bahkan banyak dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran dan pengembangan keterampilan dalam bidang desain 3D dan pemrograman oleh kalangan muda maupun profesional (Anderson, 2021). Fakta ini menunjukkan bahwa Roblox bukan hanya sekadar media bermain, melainkan juga peluang industri baru dalam bidang kreatif digital. <br /> Dalam proses pengembangan game, perancangan dan integrasi asset 3D memiliki peran penting untuk menciptakan pengalaman bermain yang menarik dan imersif. Aset 3d seperti lingkungan, karakter, maupun objek interaktif harus dibuat dengan memperhatikan aspek artistik, teknis, serta kompatibilitas dengan platform yang digunakan. Dengan demikian, keterampilan dalam modelling, texturing, animasi, serta mengintegrasikan asset ke dalam game engine menjadi kompetensi yang sangat dibutuhkan. <br /> Berdasarkan hal tersebut, kegiatan magang dengan topik “Perancangan dan Integrasi Asset 3D untuk Pengembangan Game Roblox Playland Hidden Gems” dipilih sebagai bentuk penerapan pengetahuan dan keterampilan di bidang multimedia digital. Topik ini difokuskan pada perancangan dan produksi aset 3D dan proses integrasinya ke dalam Roblox Studio untuk mendukung pengembangan game bertema Playland Hidden Gems, yaitu permainan yang menekankan eksplorasi, interaksi, dan visualisasi lingkungan kreatif. <br /> Melalui kegiatan ini, diharapkan penulis dapat memperoleh pengalaman nyata dalam industri kreatif digital, memahami alur kerja pengembangan game di Roblox, serta meningkatkan kompetensi profesional sebagai seorang 3D Game Artist. |
| Kategori | PKL - TMD |
| Diunggah oleh | Ananda Syafakhatul Azmi |
| Diunggah pada | Tue, 23 Dec 2025 |
| Judul | Rancang Bangun Aplikasi Mobile E-Konsultasi Berbasis Android pada Inspektorat Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) |
| Deskripsi | Transformasi digital telah menjadi agenda krusial dalam upaya modernisasi pelayanan publik di<br /> berbagai instansi pemerintah, sejalan dengan perkembangan teknologi informasi dan ekspektasi<br /> masyarakat yang semakin tinggi. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), sebagai lembaga<br /> pemerintah yang mengemban amanah pengelolaan sektor kelautan dan perikanan Indonesia, secara<br /> aktif mengadopsi teknologi digital untuk mendukung visinya mewujudkan sektor yang mandiri, maju,<br /> kuat, dan berbasis kepentingan nasional. Dalam konteks pengawasan internal, Inspektorat Jenderal<br /> (Itjen KKP) memegang peranan vital dalam memastikan akuntabilitas dan efektivitas program KKP<br /> melalui serangkaian kegiatan pengawasan seperti audit, reviu, dan evaluasi untuk mewujudkan tata<br /> kelola pemerintahan yang baik (good governance).<br /> Sebagai bagian dari upaya peningkatan kinerja dan efisiensi internal, Itjen KKP telah<br /> mengimplementasikan sistem E-Konsultasi berbasis web. Sistem ini dirancang sebagai platform<br /> digital untuk memfasilitasi komunikasi dan layanan konsultasi antar pegawai di lingkungan Itjen<br /> KKP, memungkinkan pertukaran informasi dan penyelesaian masalah terkait tugas dan fungsi<br /> pengawasan secara lebih terstruktur. Keberadaan sistem E-Konsultasi berbasis web ini pada awalnya<br /> telah memberikan kontribusi positif dalam mendokumentasikan proses konsultasi dan menyediakan<br /> kanal komunikasi resmi yang dapat diakses dari komputer kantor.<br /> Namun demikian, seiring dengan meningkatnya penetrasi penggunaan perangkat mobile (ponsel<br /> pintar dan tablet) di kalangan pegawai serta tuntutan dinamika kerja modern yang menuntut mobilitas<br /> tinggi, aksesibilitas layanan E-Konsultasi melalui platform web mulai menunjukkan keterbatasan<br /> signifikan. Pegawai, terutama auditor dan tim pengawas yang seringkali bertugas di lapangan atau<br /> melakukan perjalanan dinas, merasa kesulitan untuk mengakses sistem secara fleksibel.<br /> Ketergantungan pada perangkat laptop atau komputer desktop untuk sekadar mengajukan pertanyaan<br /> singkat atau memeriksa status jawaban menjadi kendala yang dapat menghambat kecepatan respon<br /> dan menurunkan efisiensi proses konsultasi secara keseluruhan, terutama untuk hal-hal yang<br /> memerlukan tanggapan cepat.<br /> Menyadari tantangan tersebut dan potensi besar teknologi mobile dalam meningkatkan kualitas<br /> layanan, pengembangan sebuah platform komplementer berbasis mobile menjadi solusi strategis.1<br /> 2<br /> Aplikasi mobile dapat menawarkan akses real-time ke layanan E-Konsultasi dari mana saja dan kapan<br /> saja, mengatasi batasan geografis dan waktu yang melekat pada platform berbasis web. Dengan<br /> antarmuka yang dioptimalkan untuk perangkat genggam, pengguna dapat dengan mudah mengajukan<br /> pertanyaan, menerima notifikasi jawaban, dan melacak riwayat konsultasi mereka, sehingga<br /> meningkatkan fleksibilitas, responsivitas, dan kepuasan pengguna layanan.<br /> Oleh karena itu, diusulkan proyek magang dengan judul “Rancang Bangun Aplikasi Mobile E-<br /> Konsultasi Berbasis Android pada Inspektorat Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan<br /> (KKP)”. Proyek ini secara spesifik berfokus pada perancangan dan pembangunan aplikasi E-<br /> Konsultasi sebagai klien mobile yang terintegrasi secara langsung dengan sistem E-Konsultasi yang<br /> sudah ada melalui pemanfaatan REST API. Tujuan utama dari pengembangan aplikasi ini adalah<br /> untuk menyediakan sarana akses layanan konsultasi yang lebih mudah, cepat, dan efisien bagi seluruh<br /> pengguna di lingkungan Itjen KKP, sejalan dengan semangat transformasi digital instansi.<br /> Penyusunan laporan ini merupakan bentuk pertanggungjawaban tertulis atas pelaksanaan kegiatan<br /> magang serta analisis dan implementasi solusi yang telah dilakukan selama periode magang di Itjen<br /> KKP. |
| Kategori | PKL - TI |
| Diunggah oleh | Salman Ramadan Syahputra |
| Diunggah pada | Tue, 23 Dec 2025 |
| Judul | IMPLEMENTASI DAN PENGEMBANGAN KONTEN HALAMAN LAYANAN PUBLIK BERBASIS WORDPRESS PADA WEBSITE LLDIKTI WILAYAH III |
| Deskripsi | Pengembangan layanan publik digital merupakan bagian penting dari transformasi pemerintahan berbasis elektronik yang bertujuan meningkatkan transparansi, efisiensi, dan kemudahan akses informasi bagi masyarakat. Website menjadi media utama dalam penyampaian informasi dan layanan resmi instansi pemerintah, sehingga kualitas konten, struktur informasi, dan kemudahan navigasi menjadi faktor krusial dalam mendukung pelayanan publik yang efektif. Dalam pengelolaannya, penggunaan Content Management System seperti WordPress memungkinkan pembaruan konten layanan dilakukan secara terstruktur, konsisten, dan berkelanjutan tanpa ketergantungan pada kemampuan teknis pemrograman. LLDikti Wilayah III sebagai lembaga yang membina perguruan tinggi di wilayah DKI Jakarta memanfaatkan website resmi sebagai sarana penyampaian berbagai layanan administrasi dan informasi pendidikan tinggi. Namun, masih ditemukan beberapa halaman layanan publik yang belum menyajikan informasi secara lengkap dan terstruktur, sehingga berpotensi menyulitkan pengguna dalam memahami prosedur layanan. Oleh karena itu, kegiatan ini berfokus pada implementasi dan pengembangan konten halaman layanan publik berbasis WordPress untuk meningkatkan kejelasan informasi, memperbaiki struktur konten, serta mendukung terwujudnya pelayanan publik yang transparan, efektif, dan mudah diakses. |
| Kategori | PKL - TI |
| Diunggah oleh | Nishrina Khoirunnisa |
| Diunggah pada | Tue, 23 Dec 2025 |
| Judul | Analisis dan Penerapan Keamanan Website Berbasis Secure Software Development Life Cycle pada Content Management System Admin Panel Learning Management System |
| Deskripsi | Learning Management System (LMS) merupakan platform yang digunakan untuk mengelola proses pelatihan secara digital (Wulandari & Tohir, 2024). LMS juga sangat relevan dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di sektor pertanian. PT Teknologi Lokatani Indonesia mengembangkan LMS untuk memfasilitasi program pelatihan hidroponik. Tujuannya adalah memungkinkan petani dari berbagai wilayah untuk mengikuti pembelajaran secara daring tanpa perlu hadir secara fisik .<br /> <br /> Pada tahap awal pengembangan, aspek keamanan sistem belum diterapkan secara menyeluruh. Beberapa komponen penting seperti pengaturan hak akses administrator, validasi data, serta perlindungan dari kerentanan web umum belum dibangun. Akibatnya, seluruh pengguna yang berhasil login sebagai admin memiliki akses penuh terhadap seluruh fitur CMS tanpa pembatasan berdasarkan peran atau tanggung jawab. Hal ini menimbulkan berbagai risiko keamanan, seperti potensi perubahan data penting oleh pengguna yang tidak berwenang maupun penyalahgunaan fitur oleh pihak internal (Jakimoski et al., 2022).<br /> <br /> Untuk memastikan keamanan sistem sejak tahap awal, diperlukan pendekatan yang komprehensif dan terstruktur. Secure Software Development Life Cycle (SSDLC) menjadi metode yang tepat karena mengintegrasikan kontrol keamanan pada setiap tahapan pengembangan, mulai dari identifikasi kebutuhan keamanan, perancangan sistem yang aman, implementasi secure coding, hingga pengujian kerentanan (Reddy, 2025).<br /> <br /> Selama kegiatan magang, penulis melakukan analisis serta implementasi aspek keamanan pada CMS Admin Panel LMS dengan berpedoman pada prinsip-prinsip SSDLC. Pendekatan ini memastikan bahwa sistem pelatihan petani yang dikembangkan tidak hanya memenuhi kebutuhan operasional perusahaan, tetapi juga memiliki pondasi keamanan yang kuat sejak awal (Jakimoski et al., 2022). |
| Kategori | PKL - TMJ |
| Diunggah oleh | Muhammad Brian Azura Nixon |
| Diunggah pada | Tue, 23 Dec 2025 |
Dokumen Statistik
Total Dokumen Terupload
5 dokumen