Pengumuman

PENTING, Siapkan sebelumnya:

1. Format penamaan folder dan file .pdf adalah : NIM_Nama_Lengkap
2. Laporan Skripsi dalam bentuk kompilasi satu file utuh termasuk lembar pengesahan yang telah ditandatangani dan telah diberi watermark dalam bentuk file .pdf (panduan watermark dapat dilihat di : https://tinyurl.com/y46j793x ) di public

3. Folder .zip/.rar (ukuran max. 100 MB) yang berisi : diprivate
a. Laporan Skripsi dalam bentuk kompilasi satu file utuh termasuk lembar pengesahan yang telah ditandatangani dan telah diberi watermark dalam bentuk file dan .doc/.docx
b. Jurnal Skripsi, maksimal 8 halaman sesuai template contoh yang telah ditentukan.
c. Aplikasi yang dibuat berikut software pendukungnya jika ada
d. Readme aplikasi, Penjelasan bagaimana instalasi dan pemakaian aplikasi yang dibuat (bentuk file format .pdf dan .doc/.docx)
e. Poster Skripsi(bentuk file .jpg).

Koleksi Pustaka
Riwayat Unggah Dokumen
1.
Judul Pembuatan Konten Animasi Harian Meowlove Di PT Virus Media Investara Untuk Mempertahankan Dan Menghasilkan Engagement
Deskripsi Animasi adalah salah satu bentuk seni visual yang dihasilkan dari rangkaian gambar yang disusun sedemikian rupa untuk menciptakan ilusi gerak atau kehidupan (Dewi & Rino, 2018) .Dengan perkembangan zaman, bentuk serta platform penyajian konten animasi semakin beragam. Salah satu platform yang kini populer adalah OTT (Over The Top) atau layanan streaming berbasis internet seperti YouTube, TikTok, Instagram, dan lain-lain. Tidak hanya media penyajiannya yang berkembang, tetapi juga format konten animasi mengalami perubahan, terutama dengan hadirnya video pendek yang dirancang khusus untuk tayangan di media sosial. (Yueqin & Teo, 2023).<br /> Sebagai mahasiswa yang mengikuti program Diploma Empat (D4) yang memiliki minat besar di bidang animasi, penulis memiliki ketertarikan tinggi untuk mendalami kemampuan ilustrasi dan animasi sesuai dengan perkembangan industri yang terjadi. Melalui Praktik Kerja Lapangan dari Politeknik Negeri Jakarta, penulis memutuskan untuk mengirimkan CV dan portofolio ke beberapa perusahaan di bidang kreatif. Dari beberapa studio yang penulis lalui, penulis berhasil masuk ke tahap seleksi dan wawancara di PT Virus Media Investara, penulis diterima dan memutuskan untuk melaksanakan kerja magang di PT Virus Media Investara sebagai animator intern untuk salah satu IP agensi tersebut.<br /> PT Virus Media Investara merupakan agensi digital marketing yang didirikan pada tahun 2015. PT Virus Media Investara terbagi atas 5 divisi yang meliputi kebutuhan administrasi, konten digital, IT, produk fisik, dan karya IP (intellectual property). Penulis mengetahui tentang PT Virus Media Investara melalui salah satu info lowongan kerja yang tersebar di akun instagram memiliki info tentang studio yang sedang buka lowongan magang.<br /> Maka berdasarkan dari paparan diatas, laporan ini akan mendokumentasikan kegiatan penulis selama melakukan Praktik Kerja Lapangan di PT Virus Media Investra sebagai animator intern untuk IP Meowlove. Penulis ditugaskan untuk mengembangkan animasi menggunakan karakter IP untuk konten reels atau short daily di media sosial.
Kategori PKL - TMD
Diunggah oleh Irdina Zakiah
Diunggah pada Mon, 22 Dec 2025

2.
Judul Pengembangan Konsep UI/UX Aplikasi Mobile untuk Optimalisasi Donasi Digital di Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA)
Deskripsi Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA) merupakan lembaga filantropi Islam yang berfokus pada pengelolaan dan penyaluran wakaf produktif serta donasi kepada penerima manfaat secara berkelanjutan. Selama ini, kanal digital utama BWA berupa website yang berfungsi sebagai media informasi, publikasi kegiatan, dan pengelolaan donasi dasar. Namun, tampilan serta alur interaksi pada website tersebut masih menitikberatkan pada aspek fungsional semata dan belum sepenuhnya mengutamakan kenyamanan maupun kebutuhan pengguna dari sisi desain antarmuka (UI) dan pengalaman pengguna (UX). Kondisi ini menyebabkan pengalaman pengguna terasa kurang optimal, terutama bagi calon donatur muda yang terbiasa dengan tampilan digital yang lebih modern, intuitif, dan interaktif.<br /> Dalam era digitalisasi yang berkembang pesat, perilaku pengguna internet Indonesia juga mengalami perubahan signifikan. Berdasarkan laporan We Are Social dan DataReportal tahun 2024, lebih dari 98% pengguna internet di Indonesia mengakses internet melalui perangkat mobile, dan 87% di antaranya menggunakan aplikasi untuk aktivitas keuangan digital, termasuk transaksi sosial dan donasi daring. Data ini menunjukkan bahwa perangkat mobile telah menjadi kanal utama dalam aktivitas digital masyarakat modern. Sejalan dengan temuan tersebut, studi yang dilakukan oleh Katadata Insight Center (2023) juga menegaskan bahwa generasi milenial dan generasi Z lebih cenderung melakukan aktivitas sosial, seperti berdonasi, melalui platform digital berbasis aplikasi karena dinilai lebih cepat, transparan, dan mudah digunakan.<br /> Melihat tren tersebut, BWA menilai bahwa pengembangan aplikasi mobile bukan sekadar pelengkap dari kanal website, melainkan langkah strategis untuk memperluas jangkauan donatur, khususnya generasi muda yang lebih akrab dengan ekosistem digital. Aplikasi mobile BWA diharapkan dapat menjadi solusi utama dalam menghadirkan pengalaman donasi yang lebih praktis, efisien, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Selain itu, aplikasi mobile juga berpotensi memperkuat hubungan jangka panjang antara donatur dan lembaga, melalui pendekatan pengalaman pengguna yang lebih personal dan interaktif.<br /> Agar aplikasi mobile BWA memiliki keunggulan kompetitif dibandingkan platform donasi digital lain yang sudah ada, maka dibutuhkan fitur-fitur pembeda atau unique selling points (USP) yang mampu memberikan nilai tambah bagi pengguna. Salah satu fitur unggulan yang diusulkan adalah sistem tier dan achievement, yakni mekanisme gamification yang memberikan penghargaan berupa lencana atau level tertentu bagi donatur berdasarkan frekuensi atau total kontribusi mereka. Pendekatan ini terinspirasi dari penelitian Hamari et al. (2019) yang menjelaskan bahwa penerapan gamifikasi dalam aplikasi digital mampu meningkatkan motivasi intrinsik, loyalitas, dan retensi pengguna secara signifikan. Dalam konteks aplikasi donasi, sistem tier dan achievement diharapkan dapat menumbuhkan rasa keterlibatan emosional serta dorongan positif bagi pengguna untuk terus berpartisipasi dalam kegiatan filantropi.<br /> Selain sistem gamifikasi, fitur map proyek interaktif juga menjadi nilai inovatif yang ditawarkan dalam aplikasi ini. Melalui peta digital, pengguna dapat melihat secara langsung lokasi-lokasi proyek wakaf dan donasi BWA yang sedang berjalan, lengkap dengan informasi progres, capaian, dan dampak program di masing-masing wilayah. Fitur ini diharapkan dapat meningkatkan transparansi, rasa percaya, dan kedekatan emosional antara donatur dengan penerima manfaat. Kemudian, aplikasi ini juga dilengkapi dengan fitur dompet digital internal bernama “Saku Wakaf”, yang memungkinkan pengguna menyimpan saldo donasi sementara, melakukan transaksi secara instan tanpa keluar dari aplikasi, serta mengelola riwayat wakaf dengan lebih mudah dan efisien.<br /> Dengan adanya integrasi antara pendekatan desain UI/UX yang berfokus pada kebutuhan pengguna, fitur gamifikasi yang meningkatkan engagement, serta sistem keuangan internal yang efisien melalui Saku Wakaf, aplikasi mobile BWA diharapkan mampu menjadi solusi inovatif dalam memperkuat transformasi digital lembaga filantropi Islam di Indonesia. Pengembangan ini juga selaras dengan visi BWA untuk menjadi lembaga wakaf modern yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta menjadi bagian dari ekosistem digital donasi yang transparan, inklusif, dan berkelanjutan.
Kategori PKL - TMD
Diunggah oleh Radifan Al Fath Isnandar
Diunggah pada Mon, 22 Dec 2025

3.
Judul IMPLEMENTASI SISTEM SD-WAN DAN TUNNEL SITE-TO-SITE IPSEC VPN PERANGKAT FORTIGATE
Deskripsi Laporan ini mendokumentasikan kegiatan magang yang dilaksanakan di PT Tirta Nawasena Teknologi pada divisi Network Operating Center (NOC) selama periode 21 Juli hingga 30 Desember 2025, di mana fokus utamanya adalah perancangan dan implementasi infrastruktur jaringan menggunakan perangkat Fortigate VM. Proyek ini mencakup konfigurasi fitur SD-WAN untuk manajemen jalur internet dinamis serta pembangunan Tunnel Site-to-Site IPSec VPN menggunakan metode dial-up untuk mengatasi kendala NAT pada kantor cabang. Berdasarkan hasil pengujian yang mengacu pada standar TIPHON, implementasi ini terbukti sukses dengan kinerja jaringan berkategori "Sangat Bagus" (Indeks 4), stabilitas koneksi VPN yang tinggi (0% packet loss), serta mekanisme failover SD-WAN yang bekerja efektif dengan waktu pemulihan rata-rata 4,72 detik.
Kategori PKL - TMJ
Diunggah oleh Rangga Azizzan Hussaen
Diunggah pada Mon, 22 Dec 2025

4.
Judul Optimalisasi Sistem Jaringan Wi-Fi Berbasis UniFi Melalui Perbaikan dan Konfigurasi Ulang Access Point di Laboratorium 207 dan 208 Pusdiklat BPS
Deskripsi Koneksi Wi-Fi kini menjadi kebutuhan penting di berbagai negara karena banyak kegiatan pendidikan, pekerjaan, dan layanan publik mengandalkan akses internet yang stabil. Ketidakstabilan jaringan dapat menghambat produktivitas dan menurunkan kualitas layanan, sehingga pengelolaan jaringan harus dilakukan secara tepat. Banyak institusi beralih pada sistem manajemen jaringan modern untuk meningkatkan performa Wi-Fi di lingkungan kerja maupun belajar. Tantangan seperti gangguan perangkat, konfigurasi yang keliru, atau kerusakan jaringan fisik sering menjadi penyebab utama turunnya kualitas koneksi, sehingga pemeliharaan dan optimalisasi jaringan menjadi hal yang sangat diperlukan (Routing, 2025). <br /> Salah satu teknologi yang banyak digunakan dalam pengelolaan jaringan Wi-Fi adalah UniFi (Faizi & Christanto, 2024). Sistem ini menyediakan manajemen terpusat yang memudahkan proses pengaturan, pemantauan, serta pengoptimalan koneksi Wi-Fi di berbagai lingkungan. UniFi memungkinkan pengelolaan banyak Access Point (AP) dalam satu platform sehingga administrator dapat melakukan konfigurasi dan pemantauan secara real-time. Access Point pada sistem UniFi berfungsi sebagai pemancar sinyal Wi-Fi yang menyediakan koneksi bagi pengguna di ruangan atau area tertentu (Hamin & Albar, 2024). Jika AP mengalami gangguan atau tidak terkonfigurasi dengan benar, maka seluruh koneksi pada area tersebut dapat terganggu. Oleh karena itu, kestabilan dan konfigurasi AP menjadi faktor penting dalam kelancaran jaringan berbasis UniFi.<br /> Pada lingkungan Pusdiklat BPS, khususnya di Laboratorium 207 dan 208, ditemukan permasalahan jaringan berupa Access Point yang tidak terdeteksi dan tidak dapat dikelola melalui UniFi Controller. Kondisi ini menyebabkan jaringan Wi-Fi di area tersebut menjadi offline dan menghambat proses pelatihan yang membutuhkan akses internet stabil. Masalah tersebut terjadi karena konfigurasi AP yang tidak sesuai standar UniFi, jalur koneksi yang tidak tepat, serta kegagalan perangkat untuk mendapatkan IP sehingga tidak dapat ter-adopt oleh UniFi Controller. Situasi ini menandakan perlunya perbaikan dan optimalisasi pengelolaan AP melalui UniFi Controller agar jaringan dapat kembali berfungsi secara optimal.<br /> Untuk mengatasi permasalahan jaringan Wi-Fi di Laboratorium 207 dan 208, disusunlah laporan berjudul “Optimalisasi Sistem Jaringan Wi-Fi Berbasis UniFi Melalui Perbaikan dan Konfigurasi Ulang Access Point di Laboratorium 207 dan 208 Pusdiklat BPS” sebagai dasar evaluasi dan peningkatan performa jaringan berbasis UniFi. Dengan adanya perbaikan ini, kualitas koneksi Wi-Fi menjadi lebih stabil dan dapat memenuhi kebutuhan pengguna di area tersebut.
Kategori PKL - TMJ
Diunggah oleh Stephanie Meissya Permata Asri Tarigan
Diunggah pada Mon, 22 Dec 2025

5.
Judul Implementasi Arsitektur Jaringan Berbasis Reverse Proxy dan Kontrol Akses API untuk Pengamanan Aplikasi Web Internal di PT Astra Mitra Ventura
Deskripsi Perkembangan teknologi informasi yang pesat menghadirkan tantangan baru, terutama dalam pengelolaan data karyawan dan keamanan sistem di berbagai sektor. Sistem yang masih menggunakan standar keamanan dasar berisiko menghadapi potensi serangan dari pihak yang tidak bertanggung jawab (Shofyan & Shita, 2024). Kondisi ini menuntut arsitektur jaringan yang kuat agar komunikasi data berjalan aman, stabil, dan terstruktur. Arsitektur jaringan yang baik tidak hanya memastikan pertukaran data berlangsung efisien, tetapi juga menyediakan mekanisme pengendalian untuk menjaga konsistensi dan keamanan lalu lintas informasi. Aplikasi web yang kini menjadi bagian integral dalam berbagai aktivitas seperti komunikasi, transaksi, dan layanan digital, semakin memperkuat kebutuhan akan sistem yang terlindungi dengan baik. Ketidakmampuan aplikasi web dalam mengamankan informasi sensitif dari ancaman siber dapat menimbulkan risiko serius, sehingga diperlukan desain jaringan yang mampu memberikan keandalan sekaligus perlindungan terhadap berbagai potensi serangan (Sriyasa & Sugara, 2024).<br /> Dalam upaya memperkuat pertahanan jaringan tersebut, penggunaan reverse proxy seperti Nginx menjadi strategi yang krusial. Nginx berfungsi sebagai perantara yang menerima permintaan dari klien dan meneruskannya ke server yang sesuai, sehingga klien tidak pernah berkomunikasi langsung dengan server asli. Mekanisme ini tidak hanya menyembunyikan topologi server internal, tetapi juga meningkatkan keamanan melalui fitur pengaturan izin akses dan pencegahan serangan DDoS, serta mendukung performa yang lebih cepat dan efisien dalam menangani banyak permintaan secara bersamaan (Saputra, Pratama, & Tjahyanti, 2023). Selain pengamanan di sisi jaringan, arsitektur aplikasi modern juga menuntut isolasi sistem yang baik untuk mendukung fleksibilitas dan skalabilitas. Pendekatan arsitektur microservices yang dijalankan di atas teknologi kontainer seperti Docker memungkinkan setiap layanan dikemas secara independen. Implementasi ini meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya perangkat keras dan memastikan bahwa setiap komponen aplikasi berjalan dalam <br /> lingkungan yang terisolasi, sehingga meminimalkan dampak kegagalan pada satu layanan terhadap keseluruhan sistem (Prasetyo & Wijaya, 2021) . Pendekatan terpadu ini sejalan dengan strategi pengamanan arsitektur modern yang bertujuan meningkatkan ketahanan sistem secara menyeluruh terhadap ancaman yang terus berkembang (Muakhori & Syamsiah, 2025).<br /> Pada lingkungan PT Astra Mitra Ventura, khususnya pada sistem aplikasi internal yang berjalan di server perusahaan, ditemukan permasalahan berupa layanan web yang terekspos langsung ke jaringan tanpa lapisan keamanan yang memadai. Kondisi ini menyebabkan akses ke aplikasi dapat dilakukan secara langsung tanpa melalui mekanisme kontrol, sehingga meningkatkan risiko penyalahgunaan, serangan jaringan, maupun kebocoran data sensitif. Tantangan tersebut semakin kompleks seiring semakin banyaknya layanan backend serta API yang saling terhubung untuk mendukung proses operasional. Situasi ini menuntut penerapan pengamanan tambahan agar layanan internal dapat beroperasi dengan aman dan stabil.<br /> Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dilakukan penerapan arsitektur jaringan yang memisahkan akses publik dari layanan backend melalui implementasi reverse proxy berbasis Nginx. Reverse proxy berfungsi sebagai lapisan pertahanan yang menyembunyikan topologi server internal, mengatur lalu lintas, menyediakan enkripsi SSL/TLS, serta meningkatkan performa aplikasi. Pada lapisan aplikasi, keamanan diperkuat dengan penerapan Web API sebagai gerbang kontrol akses, memastikan setiap permintaan menuju database melewati proses autentikasi dan validasi. Kombinasi reverse proxy dan kontrol akses API ini menghasilkan arsitektur jaringan yang lebih aman, stabil, dan mudah dikembangkan, sekaligus menjadi fondasi untuk deployment aplikasi perusahaan di masa mendatang. Dengan adanya permasalahan tersebut, disusunlah laporan ini dengan judul “Implementasi Arsitektur Jaringan Berbasis Reverse Proxy dan Kontrol Akses API untuk Pengamanan Aplikasi Web Internal di PT Astra Mitra Ventura.”
Kategori PKL - TMJ
Diunggah oleh Raden Muhammad Fadil Azhar
Diunggah pada Mon, 22 Dec 2025
Dokumen Statistik
Total Dokumen Terupload

5 dokumen


Upload Dokumen Perbulan 2026
Januari 75
Februari 85
Maret 16
April 2
Mei Tidak ada dokumen
Juni Tidak ada dokumen
Juli 222
Agustus 296
September 134
Oktober 52
November 12
Desember 368