Pengumuman
Syarat Upload
1. Format penamaan folder dan file .pdf adalah : NIM_Nama_Lengkap
2. Laporan Skripsi dalam bentuk kompilasi satu file utuh termasuk lembar pengesahan yang telah ditandatangani dan telah diberi watermark dalam bentuk file .pdf
3. Folder .zip/.rar (ukuran max. 100 MB) yang berisi : diprivate
a. Laporan Skripsi dalam bentuk kompilasi satu file utuh termasuk lembar pengesahan yang telah ditandatangani dan telah diberi watermark dalam bentuk file dan .doc/.docx
b. Jurnal Skripsi, maksimal 8 halaman sesuai template contoh yang telah ditentukan.
c. Aplikasi yang dibuat berikut software pendukungnya jika ada d. Readme aplikasi, Penjelasan bagaimana instalasi dan pemakaian aplikasi yang dibuat (bentuk file format .pdf dan .doc/.docx) e. Poster Skripsi(bentuk file .jpg).
Koleksi Pustaka
Riwayat Unggah Dokumen
| Judul | RANCANG BANGUN MODUL DOSEN DAN MAHASISWA PADA SISTEM OUTCOME-BASED EDUCATION (OBE) UNTUK ANALISIS DAN VISUALISASI CAPAIAN PEMBELAJARAN |
| Deskripsi | Outcome-Based Education (OBE) merupakan pendekatan pendidikan yang menekankan pencapaian hasil belajar yang terukur dan dapat dievaluasi secara berkelanjutan. Program Studi Teknik Perancangan Jalan dan Jembatan (TPJJ) Politeknik Negeri Jakarta telah menerapkan OBE melalui penyusunan capaian pembelajaran dan indikator kinerja sebagai dasar evaluasi kompetensi mahasiswa. Namun, proses pengolahan nilai, rekapitulasi hasil pembelajaran, dan evaluasi ketercapaian kompetensi masih dilakukan secara manual menggunakan spreadsheet sehingga kurang efisien dan berpotensi menimbulkan kesalahan dalam pengelolaan data.Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem evaluasi dan visualisasi capaian pembelajaran mahasiswa berbasis web yang dapat mendukung proses pengelolaan nilai, evaluasi hasil belajar, dan penyajian informasi capaian pembelajaran secara lebih efektif. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah Waterfall yang meliputi tahap analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, dan pengujian. Sistem dikembangkan menggunakan Next.js, Express.js, PostgreSQL, Prisma ORM, dan Recharts.Sistem yang dihasilkan menyediakan fitur pengelolaan nilai mahasiswa berdasarkan komponen asesmen dan Indikator Kinerja (IK/CPMK), rekapitulasi hasil pembelajaran, detail capaian mahasiswa, serta visualisasi capaian individu dan kelas dalam bentuk grafik radar. Hasil pengujian Black Box Testing menunjukkan tingkat keberhasilan sebesar 100% dengan seluruh skenario pengujian memperoleh status valid. Selain itu, hasil User Acceptance Test (UAT) menunjukkan tingkat penerimaan pengguna sebesar 100%, yang menandakan bahwa sistem telah memenuhi kebutuhan pengguna dan layak digunakan.Berdasarkan hasil penelitian, sistem yang dikembangkan mampu mendukung proses evaluasi dan visualisasi capaian pembelajaran mahasiswa secara lebih terstruktur, informatif, dan sesuai dengan prinsip Outcome-Based Education (OBE). |
| Kategori | Skripsi - TI |
| Diunggah oleh | Yuusha Yuzka Ramzani |
| Diunggah pada | Sun, 26 Jul 2026 |
| Judul | RANCANG BANGUN MODUL DOSEN DAN MAHASISWA PADA SISTEM OUTCOME-BASED EDUCATION (OBE) UNTUK ANALISIS DAN VISUALISASI CAPAIAN PEMBELAJARAN |
| Deskripsi | Outcome-Based Education (OBE) merupakan pendekatan pendidikan yang menekankan pencapaian hasil belajar yang terukur dan dapat dievaluasi secara berkelanjutan. Program Studi Teknik Perancangan Jalan dan Jembatan (TPJJ) Politeknik Negeri Jakarta telah menerapkan OBE melalui penyusunan capaian pembelajaran dan indikator kinerja sebagai dasar evaluasi kompetensi mahasiswa. Namun, proses pengolahan nilai, rekapitulasi hasil pembelajaran, dan evaluasi ketercapaian kompetensi masih dilakukan secara manual menggunakan spreadsheet sehingga kurang efisien dan berpotensi menimbulkan kesalahan dalam pengelolaan data.Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem evaluasi dan visualisasi capaian pembelajaran mahasiswa berbasis web yang dapat mendukung proses pengelolaan nilai, evaluasi hasil belajar, dan penyajian informasi capaian pembelajaran secara lebih efektif. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah Waterfall yang meliputi tahap analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, dan pengujian. Sistem dikembangkan menggunakan Next.js, Express.js, PostgreSQL, Prisma ORM, dan Recharts.Sistem yang dihasilkan menyediakan fitur pengelolaan nilai mahasiswa berdasarkan komponen asesmen dan Indikator Kinerja (IK/CPMK), rekapitulasi hasil pembelajaran, detail capaian mahasiswa, serta visualisasi capaian individu dan kelas dalam bentuk grafik radar. Hasil pengujian Black Box Testing menunjukkan tingkat keberhasilan sebesar 100% dengan seluruh skenario pengujian memperoleh status valid. Selain itu, hasil User Acceptance Test (UAT) menunjukkan tingkat penerimaan pengguna sebesar 100%, yang menandakan bahwa sistem telah memenuhi kebutuhan pengguna dan layak digunakan.Berdasarkan hasil penelitian, sistem yang dikembangkan mampu mendukung proses evaluasi dan visualisasi capaian pembelajaran mahasiswa secara lebih terstruktur, informatif, dan sesuai dengan prinsip Outcome-Based Education (OBE). |
| Kategori | Skripsi - TI |
| Diunggah oleh | Yuusha Yuzka Ramzani |
| Diunggah pada | Sun, 26 Jul 2026 |
| Judul | RANCANG BANGUN IMPLEMENTASI SISTEM PADA INTENSITAS CAHAYA RUANGAN UNTUK KENYAMANAN BERAKTIVITAS MENGGUNAKAN SNI 03-6197-2000 |
| Deskripsi | Pencahayaan ruangan pada lingkungan rumah memiliki peran penting dalam mendukung kenyamanan, keamanan, dan efektivitas berbagai aktivitas penghuni. Namun, pengaturan pencahayaan umumnya masih dilakukan secara manual sehingga intensitas cahaya yang dihasilkan belum tentu sesuai dengan kebutuhan setiap ruangan. Kondisi tersebut dapat mengurangi kenyamanan visual sekaligus menyebabkan penggunaan energi listrik menjadi kurang efisien. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem pengaturan intensitas cahaya ruangan berbasis Wireless Sensor Network (WSN) menggunakan ESP32, sensor BH1750, AC Light Dimmer, dan lampu LED AC dengan mengacu pada standar pencahayaan SNI 03-6197-2000. Sensor BH1750 digunakan untuk mengukur intensitas cahaya ruangan secara real-time, kemudian data tersebut diproses oleh ESP32 untuk mengatur tingkat kecerahan lampu secara otomatis melalui AC Light Dimmer agar pencahayaan tetap berada pada rentang yang direkomendasikan sesuai fungsi ruangan. Sistem juga terintegrasi dengan Supabase sebagai media penyimpanan dan sinkronisasi data, serta aplikasi mobile yang digunakan untuk melakukan monitoring kondisi perangkat, menampilkan nilai intensitas cahaya dalam bentuk grafik, dan mengelola perangkat yang terhubung. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu mempertahankan tingkat pencahayaan sesuai dengan rentang standar SNI 03-6197-2000, menampilkan data secara real-time, serta mendukung pengelolaan pencahayaan rumah secara lebih adaptif dan efisien. |
| Kategori | Skripsi - TMJ |
| Diunggah oleh | Muhammad Aldo Setiawan |
| Diunggah pada | Sun, 26 Jul 2026 |
| Judul | RANCANG BANGUN SISTEM MONITORING KUALITAS AIR KOLAM RENANG BERBASIS IOT |
| Deskripsi | Pemantauan kualitas air kolam renang secara manual dan berkala sering kali membuat pengelola kesulitan dalam menjaga parameter air tetap normal. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem monitoring kualitas air kolam renang berbasis Internet of Things (IoT) untuk mengukur suhu, pH, kepekatan air (TDS), dan kekeruhan (turbidity), serta mengontrol pompa air secara real-time. Metode penelitian meliputi integrasi mikrokontroler ESP32 dengan sensor suhu DS18B20, sensor pH 4502C, sensor TDS V1.0, dan sensor turbidity, serta modul relay 5V dan relay MK2P yang terhubung ke database Firebase dan aplikasi mobile. Pengujian sistem dilakukan melalui uji akurasi sensor, fungsionalitas perangkat lunak (Black Box Testing), dan uji ketahanan (durability) selama 7 hari. Hasil pengujian menunjukkan tingkat akurasi sensor suhu sebesar 98,73%, sensor pH 4502C sebesar 97,00%, dan sensor TDS sebesar 97,54%. Pengujian Black Box pada aplikasi mobile menghasilkan persentase keberhasilan fungsionalitas sebesar 100%. Selain itu, pengujian durability sistem dilakukan selama 10 jam setiap hari selama 7 hari (total 70 jam uptime) menunjukkan stabilitas operasional dengan persentase ketahanan sebesar 95,71%. |
| Kategori | Skripsi - TMJ |
| Diunggah oleh | Achmad Zahran Zakiyyansyah |
| Diunggah pada | Sun, 26 Jul 2026 |
| Judul | Analisis Akurasi Penentuan Lokasi Pengguna Wi-Fi Melalui Smartphone di Dalam Ruangan (Indoor Positioning) Berdasarkan Metode Fingerprinting |
| Deskripsi | Akurasi Penentuan Lokasi Pengguna Wi-Fi Melalui Smartphone di Dalam Ruangan (Indoor Positioning) Berdasarkan Metode Fingerprinting. Skripsi, Jurusan Teknik Informatika dan Komputer, Politeknik Negeri Jakarta, 2026.<br /> Teknologi Global Positioning System (GPS) tidak dapat bekerja secara optimal di lingkungan dalam ruangan akibat hambatan fisik struktur bangunan. Penelitian ini mengembangkan Indoor Positioning System (IPS) berbasis Wi-Fi Fingerprinting menggunakan algoritma Weighted K-Nearest Neighbor (WKNN) untuk menentukan posisi pengguna di dalam gedung bersekat. Tantangan utama yang diatasi adalah ambiguitas spasial — kondisi di mana dua lokasi berbeda menghasilkan pola Received Signal Strength Indicator (RSSI) yang hampir identik akibat fenomena multipath dan kondisi Non-Line-of-Sight (NLOS). Sistem yang dibangun mencakup aplikasi Android berbasis Capacitor sebagai pemindai sinyal, backend FastAPI dengan mekanisme room-lock dan Exponential Moving Average (EMA) untuk menghaluskan estimasi posisi, basis data PostgreSQL, serta dashboard web React untuk pemantauan posisi secara real-time melalui WebSocket. Radio map dibangun dari 31 titik referensi yang tersebar di empat area pengujian: Ruang Embedded 1, Ruang Embedded 2, Lorong, dan Ruang KPS. Pengujian dilakukan terhadap 30 titik uji dengan membandingkan nilai K = 5 dan K = 7. Hasil pengujian menunjukkan bahwa K = 7 menghasilkan akurasi keseluruhan sebesar 76,7% dibandingkan 73,3% untuk K = 5. Pada kondisi Line-of-Sight (LOS) kedua nilai K menghasilkan akurasi yang sama sebesar 80,0%, sedangkan pada kondisi NLOS K = 7 lebih unggul dengan 73,3% berbanding 66,7%. Ruang KPS dan Ruang Embedded 1 mencapai akurasi sempurna (100%), sementara Ruang Embedded 2 menjadi ruangan dengan akurasi terendah akibat distorsi sinyal dari material besi dan kedekatan geografis dengan Ruang Embedded 1. |
| Kategori | Skripsi - TMJ |
| Diunggah oleh | Jonathan Victorian Wijaya |
| Diunggah pada | Sun, 26 Jul 2026 |
Dokumen Statistik
Total Dokumen Terupload
5 dokumen