Pengumuman

Syarat Upload

1. Format penamaan folder dan file .pdf adalah : NIM_Nama_Lengkap
2. Laporan Skripsi dalam bentuk kompilasi satu file utuh termasuk lembar pengesahan yang telah ditandatangani dan telah diberi watermark dalam bentuk file .pdf
3. Folder .zip/.rar (ukuran max. 100 MB) yang berisi : diprivate
a. Laporan Skripsi dalam bentuk kompilasi satu file utuh termasuk lembar pengesahan yang telah ditandatangani dan telah diberi watermark dalam bentuk file dan .doc/.docx
b. Jurnal Skripsi, maksimal 8 halaman sesuai template contoh yang telah ditentukan.
c. Aplikasi yang dibuat berikut software pendukungnya jika ada d. Readme aplikasi, Penjelasan bagaimana instalasi dan pemakaian aplikasi yang dibuat (bentuk file format .pdf dan .doc/.docx) e. Poster Skripsi(bentuk file .jpg).

Koleksi Pustaka
Riwayat Unggah Dokumen
1.
Judul RANCANG BANGUN SISTEM MONITORING AIR LIMBAH BERBASIS SENSOR PH, TOTAL DISSOLVED SOLIDS, SUHU, DAN DEBIT AIR BERBASIS INTERNET OF THINGS
Deskripsi Pemantauan air limbah secara manual memiliki keterbatasan dalam efisiensi, pengambilan data secara berulang, dan akses informasi secara real-time. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem monitoring air limbah berbasis Internet of Things (IoT) untuk memantau parameter pH, Total Dissolved Solids (TDS), suhu, dan debit air melalui aplikasi mobile. Metode penelitian dilakukan melalui tahap analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi perangkat keras dan perangkat lunak, serta pengujian sistem. Sistem menggunakan ESP32 sebagai mikrokontroler, sensor pH, sensor TDS, sensor suhu DS18B20, sensor debit air YF-S201, OLED Display, Firebase Realtime Database, dan aplikasi mobile AquaSense. Data hasil pembacaan sensor dikirimkan melalui jaringan WiFi ke Firebase Realtime Database dan ditampilkan pada aplikasi mobile secara real-time. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem dapat membaca parameter air, mengirimkan data ke database, menampilkan data pada aplikasi mobile, serta memberikan status dan keterangan kondisi air berdasarkan nilai acuan yang digunakan. Sistem ini dapat digunakan sebagai prototipe early monitoring system untuk membantu pemantauan awal kondisi air limbah berbasis IoT.
Kategori Skripsi - TMJ
Diunggah oleh Fauzi Hidayahtulloh
Diunggah pada Tue, 28 Jul 2026

2.
Judul RANCANG BANGUN SISTEM MONITORING AIR LIMBAH BERBASIS SENSOR PH, TOTAL DISSOLVED SOLIDS, SUHU, DAN DEBIT AIR BERBASIS INTERNET OF THINGS
Deskripsi Pemantauan air limbah secara manual memiliki keterbatasan dalam efisiensi, pengambilan data secara berulang, dan akses informasi secara real-time. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem monitoring air limbah berbasis Internet of Things (IoT) untuk memantau parameter pH, Total Dissolved Solids (TDS), suhu, dan debit air melalui aplikasi mobile. Metode penelitian dilakukan melalui tahap analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi perangkat keras dan perangkat lunak, serta pengujian sistem. Sistem menggunakan ESP32 sebagai mikrokontroler, sensor pH, sensor TDS, sensor suhu DS18B20, sensor debit air YF-S201, OLED Display, Firebase Realtime Database, dan aplikasi mobile AquaSense. Data hasil pembacaan sensor dikirimkan melalui jaringan WiFi ke Firebase Realtime Database dan ditampilkan pada aplikasi mobile secara real-time. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem dapat membaca parameter air, mengirimkan data ke database, menampilkan data pada aplikasi mobile, serta memberikan status dan keterangan kondisi air berdasarkan nilai acuan yang digunakan. Sistem ini dapat digunakan sebagai prototipe early monitoring system untuk membantu pemantauan awal kondisi air limbah berbasis IoT.
Kategori Skripsi - TMJ
Diunggah oleh Fauzi Hidayahtulloh
Diunggah pada Tue, 28 Jul 2026

3.
Judul Klasifikasi Kematangan Kompos Organik Menggunakan Metode Decission Tree Berbasiskan Edge Computing Pada Sistem Smart Composter
Deskripsi Pengelolaan sampah organik rumah tangga melalui pengomposan umumnya masih dilakukan secara manual dengan mengandalkan pengamatan visual yang subjektif terhadap indikator fisik seperti warna, tekstur, dan bau untuk menentukan kematangan kompos. Subjektivitas tersebut meningkatkan risiko evaluasi yang tidak konsisten serta kegagalan proses. Penelitian ini mengusulkan sistem smart composter yang mengintegrasikan sensor Internet of Things (IoT) dengan model machine learning berbasis pohon keputusan (CatBoost, Random Forest, dan XGBoost) yang berjalan pada perangkat edge computing untuk mengklasifikasikan kematangan kompos berdasarkan nilai Germination Index (GI). Dua arsitektur prediksi dirancang dan dibandingkan secara head-to-head, yaitu Arsitektur A (Single-Stage) yang memetakan fitur sensor mentah langsung ke nilai GI, dan Arsitektur B (Two-Stage Soft-Sensor) yang terlebih dahulu mengestimasi empat parameter laboratorium yang sulit diukur langsung (rasio C/N, Electrical Conductivity, Total Nitrogen, dan Nitrate) sebagai keluaran soft-sensor antara sebelum memprediksi GI. Kedua arsitektur dievaluasi pada lima skema augmentasi data (baseline, C-Mixup, GMM, CTGAN, SMOTE) dan tiga metode optimasi hyperparameter (Bayesian Optimization, Random Search, Grid Search) menggunakan skema nested cross-validation berbasis batch pada 452 data asli dari dataset kompos publik, membentuk 270 kombinasi eksperimen. Hasil menunjukkan Arsitektur A secara signifikan mengungguli Arsitektur B (paired t-test, p = 0,00022). Konfigurasi terbaik, yaitu CatBoost dengan augmentasi GMM pada Arsitektur A yang dioptimalkanmenggunakan Random Search, memperoleh RMSE = 17,729, MAE = 13,342, dan R² =0,628. Saat diimplementasikan pada Raspberry Pi 4B dan diuji pada tujuh batch hold-out independen (52 sampel), model mencapai R² = 0,745, akurasi klasifikasi kematangan 75,0%, serta latensi inferensi rata-rata hanya 1,528 ms, jauh di bawah ambang batas real-time 50 ms. Temuan ini menunjukkan bahwa model tree-based single-stage mampu memberikan klasifikasi kematangan kompos yang objektif dan berlatensi rendah, sesuai untuk implementasi real-time pada perangkat edge dengan sumber daya terbatas
Kategori Skripsi - TMJ
Diunggah oleh Rasyid Fathoni Syahputra
Diunggah pada Tue, 28 Jul 2026

4.
Judul Implementasi Smart Door Lock Berbasis IoT dengan Pendekatan Hybrid Edge–Cloud Control
Deskripsi Penelitian ini merancang dan menganalisis sistem smart door lock berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan arsitektur hybrid edge-cloud control untuk mengatasi kelemahan sistem konvensional yang rentan mengalami kegagalan akses dan latensi tinggi saat koneksi internet terputus. Melalui metode Research and Development (R&D), pemrosesan autentikasi wajah dilakukan secara mandiri di tingkat lokal (edge) menggunakan gateway Raspberry Pi 4, sementara manajemen data terpusat dikelola melalui cloud. Integrasi perangkat keras melibatkan ESP32-CAM, node ESP32, RFID, dan keypad, yang didukung oleh transmisi data ESP-NOW serta sinkronisasi cloud menggunakan protokol AMQP melalui broker RabbitMQ. Hasil pengujian menunjukkan tingkat keberhasilan fungsionalitas sebesar seratus persen pada seluruh fitur. Evaluasi kinerja jaringan mencatat stabilitas transmisi citra wajah dengan latensi rendah, serta kemampuan sistem dalam menangani beban seratus koneksi secara bersamaan tanpa adanya data yang hilang (nol persen packet loss). Kesimpulannya, pendekatan hybrid ini terbukti jauh lebih efektif dan andal, memungkinkan eksekusi autentikasi lokal secara cepat tanpa internet (edge autonomy), sekaligus menjamin integritas sinkronisasi log data secara terpusat ketika jaringan kembali terhubung.
Kategori Skripsi - TMJ
Diunggah oleh Muhammad Haikal Fadhillah
Diunggah pada Tue, 28 Jul 2026

5.
Judul EVALUASI KEAMANAN ROLE-BASED ACCESS CONTROL (RBAC) DAN MITIGASI BROKEN ACCESS CONTROL MENGGUNAKAN METODE IP WHITELISTING DAN PENGUATAN SESSION MANAGEMENT PADA APLIKASI WEB MONITORING SMART DOOR LOCK
Deskripsi Aplikasi web monitoring smart door lock berbasis Internet of Things (IoT) berfungsi <br /> sebagai antarmuka pengguna sekaligus pusat kendali administratif yang rentan terhadap <br /> eksploitasi Broken Access Control (BAC). Pengujian awal menunjukkan adanya <br /> inkonsistensi penerapan Role-Based Access Control (RBAC) pada antarmuka pengguna, <br /> JSON Web Token (JWT) yang tetap aktif setelah logout, tidak adanya batas waktu sesi (idle <br /> dan absolute timeout), serta belum diterapkannya pembatasan akses berbasis jaringan. <br /> Penelitian ini bertujuan mengevaluasi dan memitigasi kerentanan tersebut melalui <br /> penyelarasan RBAC pada frontend, penguatan session management, dan implementasi IP <br /> Whitelisting. Evaluasi dilakukan menggunakan metode one-group pretest-posttest <br /> berdasarkan standar OWASP ASVS versi 4.0.3 Level 2 dan pemindaian OWASP ZAP. Hasil <br /> penelitian menunjukkan peningkatan keberhasilan skenario keamanan dari 65,4% (17 dari <br /> 26 skenario) pada pretest menjadi 100% (26 dari 26 skenario) pada posttest. Pemindaian <br /> OWASP ZAP pascaimplementasi juga menunjukkan mitigasi kerentanan terkait sesi <br /> (cookie). Dengan demikian, penyelarasan RBAC, penguatan session management, dan IP <br /> Whitelisting terbukti efektif memitigasi celah Broken Access Control serta meningkatkan <br /> keamanan aplikasi web monitoring IoT tanpa mengganggu mekanisme otorisasi sistem.
Kategori Skripsi - TMJ
Diunggah oleh maria intan prety stefani
Diunggah pada Mon, 27 Jul 2026
Dokumen Statistik
Total Dokumen Terupload

5 dokumen


Upload Dokumen Perbulan 2026
Januari 75
Februari 85
Maret 16
April 2
Mei Tidak ada dokumen
Juni 2
Juli 508
Agustus 313
September 134
Oktober 52
November 12
Desember 368