Pengumuman
Syarat Upload
1. Format penamaan folder dan file .pdf adalah : NIM_Nama_Lengkap
2. Laporan Skripsi dalam bentuk kompilasi satu file utuh termasuk lembar pengesahan yang telah ditandatangani dan telah diberi watermark dalam bentuk file .pdf
3. Folder .zip/.rar (ukuran max. 100 MB) yang berisi : diprivate
a. Laporan Skripsi dalam bentuk kompilasi satu file utuh termasuk lembar pengesahan yang telah ditandatangani dan telah diberi watermark dalam bentuk file dan .doc/.docx
b. Jurnal Skripsi, maksimal 8 halaman sesuai template contoh yang telah ditentukan.
c. Aplikasi yang dibuat berikut software pendukungnya jika ada d. Readme aplikasi, Penjelasan bagaimana instalasi dan pemakaian aplikasi yang dibuat (bentuk file format .pdf dan .doc/.docx) e. Poster Skripsi(bentuk file .jpg).
Koleksi Pustaka
Riwayat Unggah Dokumen
| Judul | SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN SUPPLIER BERBASIS WEB MENGGUNAKAN METODE SWARA DAN WASPAS |
| Deskripsi | Toko Agen Grosir Rahmat menghadapi masalah pemilihan supplier yang tidak optimal akibat proses yang masih bersifat intuitif dan subjektif. Dari 15 supplier yang tersedia, pemilik hanya mengandalkan 4 supplier langganan tanpa perbandingan berbasis data. Kondisi ini diperparah oleh sistem pembayaran tunai dan keterbatasan waktu pemilik, sehingga berpotensi menimbulkan invisible loss setiap kali terjadi pembelian. Penelitian ini membangun SPK berbasis web yang mengintegrasikan metode SWARA untuk pembobotan kriteria secara dinamis dan WASPAS untuk perankingan supplier per jenis barang menggunakan Laravel, React, dan MySQL dengan metode Waterfall. Evaluasi dilakukan terhadap enam kriteria Harga Satuan Barang, Kualitas Barang, Minimal Order, Kecepatan Pengiriman, dan Layanan Supplier. Hasil pembobotan SWARA menempatkan Harga Efektif dan Kualitas Barang sebagai kriteria tertinggi masing-masing 26,6%, diikuti Minimal Order 21,3%. Validasi sistem menunjukkan supplier Rahayu sebagai rekomendasi terbaik untuk produk Aqua Galon dengan skor WASPAS 0,7690. Pengujian Black Box Testing dan UAT menghasilkan seluruh 19 skenario berstatus Diterima, serta performance testing menggunakan Apache JMeter menunjukkan rata-rata response time 493,9 ms dengan error rate 0,00% pada simulasi hingga 120 user, membuktikan sistem memenuhi kebutuhan user dan berjalan dengan performa yang baik. |
| Kategori | Skripsi - TI |
| Diunggah oleh | Muhammad Farras Yasyfa |
| Diunggah pada | Wed, 15 Jul 2026 |
| Judul | Rancang Bangun Aplikasi Koreksiin Berbasis Android untuk Koreksi Otomatis Ulangan Pilihan Ganda Menggunakan Lembar Jawaban Acuan Berbasis OMR |
| Deskripsi | Pembuatan aplikasi pengoreksian lembar jawaban secara otomatis dengan pengimplementasian metode OMR (Optical Mark Recognition) |
| Kategori | Skripsi - TI |
| Diunggah oleh | Adimas Farhan Putranto |
| Diunggah pada | Tue, 14 Jul 2026 |
| Judul | Analisis Malware Menggunakan Static Analysis, Dynamic Analysis, dan Reverse Engineering pada Honeypot |
| Deskripsi | ABSTRAK<br /> Malware Windows merupakan ancaman keamanan siber yang terus berkembang dengan<br /> varian baru bermunculan setiap harinya, sementara penelitian terdahulu masih terbatas<br /> pada satu atau dua metode analisis serta bergantung pada dataset publik yang bersifat<br /> statis dan kurang mencerminkan pola serangan terkini. Penelitian ini bertujuan untuk<br /> mengembangkan honeypot sebagai sarana pengumpulan sampel malware Windows<br /> secara real-time, serta melakukan analisis mendalam terhadap sampel tersebut<br /> menggunakan tiga metode terintegrasi, yaitu Static Analysis, Dynamic Analysis, dan<br /> Reverse Engineering, guna menghasilkan kompilasi Indicators of Compromise (IoC)<br /> yang komprehensif. Studi kasus dilakukan terhadap lima sampel malware yang ditangkap<br /> oleh honeypot Dionaea pada platform T-Pot, terdiri atas dua sampel bertipe Launcher<br /> dan tiga varian WannaCry, yang sebelumnya diverifikasi menggunakan VirusTotal. Static<br /> analysis menggunakan PEStudio, Detect-It-Easy (DIE), dan FLOSS berhasil<br /> mengidentifikasi struktur PE, toolchain kompilasi yang identik pada seluruh sampel,<br /> evolusi tingkat obfuscation (entropi rendah pada Sampel 1–3 dan tinggi pada Sampel 4–<br /> 5), serta domain C2 hardcoded yang menyerupai mekanisme kill-switch WannaCry tanpa<br /> risiko eksekusi. Dynamic analysis melalui Process Monitor, Process Explorer, Wireshark,<br /> dan FakeNet mengungkap perilaku runtime aktual, termasuk network scanning agresif<br /> menuju port 445 (SMB), upaya eksploitasi SMBv1/EternalBlue oleh proses mssecsvr.exe,<br /> serta pola registry enumeration dan masquerading pada berbagai proses. Reverse<br /> Engineering menggunakan Ghidra berhasil membongkar logika dropper dan mekanisme<br /> konstruksi path dinamis melalui fungsi ekspor Play Game, yang tidak terlihat pada kedua<br /> metode sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga metode bersifat saling<br /> melengkapi, di mana kombinasi ketiganya menghasilkan cakupan IoC yang jauh lebih<br /> komprehensif dibandingkan penggunaan satu atau dua metode saja, sehingga dapat<br /> dijadikan acuan deteksi dan respons insiden siber terhadap malware Windows canggih<br /> seperti WannaCry. <br /> Kata Kunci:Malware Analysis, Static Analysis, Dynamic Analysis, Reverse Engineering, Honeypot, Indicators of Compromise, Windows Malware, WannaCry |
| Kategori | Skripsi - TMJ |
| Diunggah oleh | Dina Yuliasti |
| Diunggah pada | Tue, 14 Jul 2026 |
| Judul | Analisis Malware Menggunakan Static Analysis, Dynamic Analysis, dan Reverse Engineering pada Honeypot |
| Deskripsi | ABSTRAK<br /> Malware Windows merupakan ancaman keamanan siber yang terus berkembang dengan<br /> varian baru bermunculan setiap harinya, sementara penelitian terdahulu masih terbatas<br /> pada satu atau dua metode analisis serta bergantung pada dataset publik yang bersifat<br /> statis dan kurang mencerminkan pola serangan terkini. Penelitian ini bertujuan untuk<br /> mengembangkan honeypot sebagai sarana pengumpulan sampel malware Windows<br /> secara real-time, serta melakukan analisis mendalam terhadap sampel tersebut<br /> menggunakan tiga metode terintegrasi, yaitu Static Analysis, Dynamic Analysis, dan<br /> Reverse Engineering, guna menghasilkan kompilasi Indicators of Compromise (IoC)<br /> yang komprehensif. Studi kasus dilakukan terhadap lima sampel malware yang ditangkap<br /> oleh honeypot Dionaea pada platform T-Pot, terdiri atas dua sampel bertipe Launcher<br /> dan tiga varian WannaCry, yang sebelumnya diverifikasi menggunakan VirusTotal. Static<br /> analysis menggunakan PEStudio, Detect-It-Easy (DIE), dan FLOSS berhasil<br /> mengidentifikasi struktur PE, toolchain kompilasi yang identik pada seluruh sampel,<br /> evolusi tingkat obfuscation (entropi rendah pada Sampel 1–3 dan tinggi pada Sampel 4–<br /> 5), serta domain C2 hardcoded yang menyerupai mekanisme kill-switch WannaCry tanpa<br /> risiko eksekusi. Dynamic analysis melalui Process Monitor, Process Explorer, Wireshark,<br /> dan FakeNet mengungkap perilaku runtime aktual, termasuk network scanning agresif<br /> menuju port 445 (SMB), upaya eksploitasi SMBv1/EternalBlue oleh proses mssecsvr.exe,<br /> serta pola registry enumeration dan masquerading pada berbagai proses. Reverse<br /> Engineering menggunakan Ghidra berhasil membongkar logika dropper dan mekanisme<br /> konstruksi path dinamis melalui fungsi ekspor Play Game, yang tidak terlihat pada kedua<br /> metode sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga metode bersifat saling<br /> melengkapi, di mana kombinasi ketiganya menghasilkan cakupan IoC yang jauh lebih<br /> komprehensif dibandingkan penggunaan satu atau dua metode saja, sehingga dapat<br /> dijadikan acuan deteksi dan respons insiden siber terhadap malware Windows canggih<br /> seperti WannaCry. <br /> Kata kunci: Malware Analysis, Static Analysis, Dynamic Analysis, Reverse Engineering,<br /> Honeypot, Indicators of Compromise, Windows Malware, WannaCry. |
| Kategori | Skripsi - TI |
| Diunggah oleh | Dina Yuliasti |
| Diunggah pada | Tue, 14 Jul 2026 |
| Judul | ANALISIS KETAHANAN BGP DAN EIGRP TERHADAP ROUTE INJECTION DENGAN MITIGASI BASIC FILTERING MENGGUNAKAN PREFIX-LIST |
| Deskripsi | Keamanan routing merupakan aspek penting dalam menjaga stabilitas jaringan karena manipulasi informasi rute dapat menyebabkan perubahan jalur trafik dan gangguan konektivitas. Penelitian ini bertujuan menganalisis ketahanan Border Gateway Protocol (BGP) dan Enhanced Interior Gateway Routing Protocol (EIGRP) terhadap route injection, serta mengevaluasi efektivitas basic filtering menggunakan prefix-list sebagai mitigasi. Pengujian dilakukan pada simulasi Graphical Network Simulator 3 (GNS3) dengan tiga skenario, yaitu baseline, route injection, dan setelah mitigasi. Skenario route injection dilakukan oleh R4-ATTACKER dengan memasukkan rute tidak sah berupa prefix host /32 menuju PC1, PC2, dan PC3, yaitu 192.168.16.2/32, 192.168.17.2/32, dan 192.168.18.2/32. Pada BGP, rute tidak sah masuk sebagai prefix yang diiklankan oleh R4-ATTACKER, sedangkan pada EIGRP rute tidak sah masuk sebagai rute eksternal dengan kode D EX. Evaluasi dilakukan berdasarkan routing table, next-hop, ping, traceroute, Wireshark, waktu pemulihan, delay, throughput, dan packet loss. Hasil pengujian menunjukkan bahwa saat route injection, nilai packet loss rata-rata meningkat menjadi 66,67% pada BGP dan EIGRP. Nilai throughput BGP menurun dari 1,440 Kbps pada kondisi baseline menjadi 0,957 Kbps saat route injection, sedangkan EIGRP menurun dari 1,498 Kbps menjadi 0,967 Kbps. Setelah mitigasi diterapkan, rute tidak sah berhasil ditolak, packet loss kembali menjadi 0%, dan throughput meningkat menjadi 1,477 Kbps pada BGP serta 1,468 Kbps pada EIGRP. Dengan demikian, basic filtering menggunakan prefix-list efektif dalam membatasi dampak route injection pada BGP dan EIGRP. |
| Kategori | Skripsi - TMJ |
| Diunggah oleh | Sahrul Apriandi |
| Diunggah pada | Tue, 14 Jul 2026 |
Dokumen Statistik
Total Dokumen Terupload
5 dokumen