Pengumuman
Syarat Upload
1. Format penamaan folder dan file .pdf adalah : NIM_Nama_Lengkap
2. Laporan Skripsi dalam bentuk kompilasi satu file utuh termasuk lembar pengesahan yang telah ditandatangani dan telah diberi watermark dalam bentuk file .pdf
3. Folder .zip/.rar (ukuran max. 100 MB) yang berisi : diprivate
a. Laporan Skripsi dalam bentuk kompilasi satu file utuh termasuk lembar pengesahan yang telah ditandatangani dan telah diberi watermark dalam bentuk file dan .doc/.docx
b. Jurnal Skripsi, maksimal 8 halaman sesuai template contoh yang telah ditentukan.
c. Aplikasi yang dibuat berikut software pendukungnya jika ada d. Readme aplikasi, Penjelasan bagaimana instalasi dan pemakaian aplikasi yang dibuat (bentuk file format .pdf dan .doc/.docx) e. Poster Skripsi(bentuk file .jpg).
Koleksi Pustaka
Riwayat Unggah Dokumen
| Judul | RANCANG BANGUN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF MATERI TATA NEGARA DAN PEMERINTAHAN MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA |
| Deskripsi | Pendidikan Pancasila pada materi Tata Negara dan Pemerintahan di SMPIT Tri Sukses Depok masih menghadapi kendala berupa rendahnya ketertarikan dan pemahaman siswa akibat proses pembelajaran yang didominasi metode verbal dan penggunaan media pembelajaran yang kurang interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif pada materi Tata Negara dan Pemerintahan untuk siswa kelas VIII SMP serta mengetahui kelayakan media dan peningkatan pemahaman siswa setelah menggunakan media. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model Multimedia Development Life Cycle (MDLC) yang terdiri atas tahapan concept, design, material collecting, assembly, testing, dan distribution. Media dikembangkan menggunakan Adobe Animate dengan bahasa pemrograman ActionScript 3.0. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, kuesioner validasi ahli media dan ahli materi, angket respons siswa, serta tes kemampuan belajar menggunakan uji awal dan uji akhir. Hasil validasi menunjukkan media memperoleh tingkat kelayakan sebesar 76,47 % dari ahli media dan 100% dari ahli materi. Hasil uji coba kepada 20 siswa menunjukkan nilai rata-rata pretest sebesar 60,50 meningkat menjadi 69,50 pada posttest, sedangkan hasil angket respons siswa memperoleh persentase sebesar 84.72%. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran interaktif yang dikembangkan layak digunakan sebagai media pembelajaran dan mampu meningkatkan pemahaman siswa pada materi Tata Negara dan Pemerintahan. |
| Kategori | Skripsi - TMD |
| Diunggah oleh | Raden Adhianto Leksono |
| Diunggah pada | Fri, 31 Jul 2026 |
| Judul | PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF DENGAN MODEL ADDIE PADA MATERI PELESTARIAN BUDAYA UNTUK SISWA KELAS IX |
| Deskripsi | Pembelajaran pelestarian budaya di kelas IX SMP Negeri 22 Jakarta telah menggunakan presentasi, gambar, kuis, dan permainan, tetapi media tersebut belum terintegrasi dalam satu aplikasi interaktif. Penelitian ini bertujuan mengembangkan multimedia interaktif Adobe Animate dengan model ADDIE yang terdiri atas Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation, serta menilai kelayakan, fungsi, respons pengguna, dan perubahan hasil belajar. Analisis kebutuhan pendahuluan memperoleh 62 respons siswa, sedangkan uji coba produk melibatkan 66 siswa kelas IX. Produk dipublikasikan dalam format HTML5 Canvas dan diuji melalui validasi ahli, black box testing, angket respons, pre-test, post-test, N-Gain, uji Wilcoxon Signed-Rank, dan effect size. Validasi ahli materi memperoleh 87,00% dan ahli media 87,78%, keduanya berkategori sangat layak. Seluruh 75 eksekusi pengujian fungsi pada tiga lingkungan peramban memperoleh status sesuai. Umpan balik memperoleh persentase keseluruhan 88,98% dengan kategori sangat baik. Nilai rata-rata meningkat dari 74,24 pada pre-test menjadi 95,23 pada post-test dengan N-Gain 0,882. Uji Wilcoxon menunjukkan p<0,001 dan effect size 0,871. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk layak digunakan, berfungsi sesuai rancangan, diterima pengguna, dan diikuti peningkatan hasil belajar, dengan keterbatasan desain tanpa kelompok kontrol. |
| Kategori | Skripsi - TMD |
| Diunggah oleh | Raihan Al Muttaqin |
| Diunggah pada | Fri, 31 Jul 2026 |
| Judul | PERANCANGAN PROTOTYPE APLIKASI EDUKASI PENCEGAHAN STUNTING MENGGUNAKAN PENDEKATAN USER-CENTERED DESIGN (UCD) DI POSYANDU MELATI 3 KELURAHAN CURUG KULON |
| Deskripsi | Stunting merupakan permasalahan kesehatan yang dapat memengaruhi pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan kualitas hidup anak. Di Posyandu Melati 3 Kelurahan Curug Kulon, penyampaian informasi mengenai stunting masih didominasi oleh penyuluhan lisan, poster, dan leaflet sehingga diperlukan media edukasi yang lebih mudah diakses. Penelitian ini bertujuan merancang prototype aplikasi edukasi pencegahan stunting menggunakan pendekatan User-Centered Design (UCD) serta menentukan desain yang paling sesuai dengan kebutuhan pengguna melalui A/B Testing. Penelitian dilakukan melalui identifikasi kebutuhan pengguna, perancangan wireframe, pembuatan prototype high-fidelity menggunakan Figma, serta evaluasi melalui alpha testing dan beta testing. Hasil penelitian menghasilkan prototype aplikasi NutriNest yang memuat fitur edukasi stunting, artikel kesehatan, informasi jadwal posyandu, dan pengingat kegiatan kesehatan anak. Berdasarkan beta testing terhadap 30 responden, Desain B memperoleh rata-rata indeks sebesar 86,1% (Sangat Setuju), lebih tinggi secara signifikan dibandingkan Desain A yang memperoleh rata-rata indeks sebesar 64,6% (Setuju). Hasil uji statistik parametrik menggunakan Paired Sample t-test menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05), yang menandakan adanya perbedaan yang signifikan secara nyata antara kedua desain. Selain itu, hasil evaluasi menunjukkan bahwa mayoritas responden memilih Desain B sebagai desain yang lebih menarik, informatif, dan mudah digunakan. |
| Kategori | Skripsi - TMD |
| Diunggah oleh | Amanda Firna |
| Diunggah pada | Fri, 31 Jul 2026 |
| Judul | RANCANG BANGUN SISTEM DETEKSI DEEPFAKE WAJAH BERBASIS WEB MENGGUNAKAN METODE TRANSFER LEARNING DENGAN MODEL XCEPTIONNET |
| Deskripsi | Penyebaran konten deepfake pada media digital semakin meningkat dan berpotensi menimbulkan penyalahgunaan informasi serta menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap konten digital, sementara masyarakat umum masih kesulitan membedakan wajah asli dan wajah hasil manipulasi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun Sistem Deteksi Deepfake Wajah berbasis web yang dapat membantu proses identifikasi keaslian citra maupun video wajah secara lebih cepat dan akurat. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah Waterfall yang meliputi tahap analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Sistem dikembangkan menggunakan React.js sebagai frontend, Flask sebagai backend, MySQL sebagai basis data, dan Docker sebagai platform kontainerisasi. Deteksi dilakukan menggunakan model XceptionNet dengan metode Transfer Learning yang di-fine-tuning pada bagian Entry Flow dan Middle Flow, serta dilengkapi visualisasi Grad-CAM untuk menampilkan area wajah yang menjadi dasar prediksi model. Berdasarkan pengujian Black Box Testing, seluruh fungsi sistem berjalan sesuai hasil yang diharapkan dengan tingkat keberhasilan 100%. Pengujian performa model pada data uji menghasilkan nilai accuracy 72,27%, precision 73,46%, recall 69,73%, F1-Score 71,55%, dan AUC 0,7930. Hasil tersebut menunjukkan bahwa sistem berfungsi dengan baik dan model memiliki kemampuan klasifikasi deepfake yang cukup baik, sehingga berpotensi menjadi solusi teknologi dalam upaya mitigasi penyebaran disinformasi berbasis deepfake. |
| Kategori | Skripsi - TI |
| Diunggah oleh | Rizq Rahid Khairullah |
| Diunggah pada | Fri, 31 Jul 2026 |
| Judul | RANCANG BANGUN SISTEM DETEKSI DEEPFAKE WAJAH BERBASIS WEB MENGGUNAKAN METODE TRANSFER LEARNING DENGAN MODEL XCEPTIONNET |
| Deskripsi | Penyebaran konten deepfake pada media digital semakin meningkat dan berpotensi menimbulkan penyalahgunaan informasi serta menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap konten digital, sementara masyarakat umum masih kesulitan membedakan wajah asli dan wajah hasil manipulasi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun Sistem Deteksi Deepfake Wajah berbasis web yang dapat membantu proses identifikasi keaslian citra maupun video wajah secara lebih cepat dan akurat. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah Waterfall yang meliputi tahap analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Sistem dikembangkan menggunakan React.js sebagai frontend, Flask sebagai backend, MySQL sebagai basis data, dan Docker sebagai platform kontainerisasi. Deteksi dilakukan menggunakan model XceptionNet dengan metode Transfer Learning yang di-fine-tuning pada bagian Entry Flow dan Middle Flow, serta dilengkapi visualisasi Grad-CAM untuk menampilkan area wajah yang menjadi dasar prediksi model. Berdasarkan pengujian Black Box Testing, seluruh fungsi sistem berjalan sesuai hasil yang diharapkan dengan tingkat keberhasilan 100%. Pengujian performa model pada data uji menghasilkan nilai accuracy 72,27%, precision 73,46%, recall 69,73%, F1-Score 71,55%, dan AUC 0,7930. Hasil tersebut menunjukkan bahwa sistem berfungsi dengan baik dan model memiliki kemampuan klasifikasi deepfake yang cukup baik, sehingga berpotensi menjadi solusi teknologi dalam upaya mitigasi penyebaran disinformasi berbasis deepfake. |
| Kategori | Skripsi - TI |
| Diunggah oleh | Rizq Rahid Khairullah |
| Diunggah pada | Fri, 31 Jul 2026 |
Dokumen Statistik
Total Dokumen Terupload
5 dokumen